PISAgro Diharapkan Ciptakan Model Kemitraan Pertanian Berkelanjutan

Selasa, 7 Juli 2020 12:42 Reporter : Merdeka
PISAgro Diharapkan Ciptakan Model Kemitraan Pertanian Berkelanjutan Pertanian. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Executive Director PISAgro Zul Martini Indrawati mengatakan, Kemitraan Pertanian Berkelanjutan Indonesia (PISAgro) diharapkan mampu menciptakan role model kemitraan yang berkelanjutan, dalam meningkatkan perikehidupan petani kecil, dan memiliki lebih dari 85 mitra baik perusahaan nasional multi nasional, lembaga pengembangan, donor dan Pemerintah.

Dia mengatakan, untuk mencapai pertanian berkelanjutan harus ada transaksi secara ekonomi yang melandasi satu proses produksi. Untuk itu, pihaknya sudah menjangkau lebih dari 1 juta petani yang diajak bermitra untuk meningkatkan produktivitas pertaniannya, baik mengenai lahan, dan pemasaran hasil tani.

"Strategi bahwa agar PISAgro bisa menggapai banyak petani dan UKM dengan pemerintah, karena pemerintahlah yang menjadi penghubung dalam skala nasional," kata Zul dalam webinar KUKM Pertanian Menembus Pasar E-commerce, Selasa (7/7).

Dia menjelaskan, PISAgro memiliki visi dalam menciptakan role model kemitraan pertanian di Indonesia, yakni pertama, meningkatkan produktivitas dengan penerapan Good Agriculture Practices (GAP), dan program replanting.

"Bahwa petani kita banyak masalah banyak aspek yang dihadapi, sehingga produktivitas tidak sebanding dengan lahan mereka miliki, nah bagaimana dengan lahan kecil bisa meningkatkan produktivitasnya, Karena produktivitas rendah otomatis mempengaruhi income dari petani," ujarnya.

Lalu visi kedua, meningkatkan perikehidupan petani dengan meningkatkan efisiensi rantai pasokan, meningkatkan yield melalui bibit unggul dan kualitas pertanian. Visi ketiga, menurunkan emisi gas rumah kaca, dengan sumber komoditas yang tidak merusak hutan, serta menerapkan prinsip-prinsip berkelanjutan.

"Aspek sustainability terhadap lingkungan jangan sampai kualitas lahan mengalami degradasi mengalami masalah secara kualitas," katanya.

2 dari 2 halaman

Zul menambahkan, di PISAgro sendiri memiliki 13 kelompok kerja yang di dalamnya mengurus agri-finance dan Information and communications technology (ICT), Susu perah, karet, kedelai, holtikultura, sapi potong, kakao, kelapa sawit, kopi, jagung, kentang, padi, hingga pendidikan vokasi bagi petani.

"Diharapkan 13 kelompok kerja ini bisa membuat role model yang mereka lakukan sesuai dengan landasan economical skill, membuat rantai nilai yang efisien sehingga apa yang diperoleh supply dari penyedia petani bisa didapatkan kualitas yang bagus dan jumlah yang sesuai," ujarnya.

Selanjutnya, kegiatan yang dilakukan di PISAgro, Zul menyebut ada tiga kegiatan utama yakni pertama kegiatan pembelajaran mengenai lokakarya praktisis PISAgro, dan bekerjasama dengan platform asosiasi; kedua, proyek rantau nilai di seluruh Indonesia; ketiga, Kebijakan pemberdayaan nasional dengan pengembangan SDM pertanian dan pemberian bibit unggul kepada petani sebesar 500 juta batang (Bun 500) yang diinisiasi oleh Kementerian Pertanian.

Reporter: Tira Santia

Sumber: Liputan6.com [azz]

Baca juga:
Petrokimia Gresik Percepat Pembangunan Gorontalo Jadi Lumbung Pangan
Ketika Pertanian Organik jadi Industri Kreatif Petani Muda
Kementan Jadikan Humbang Hasundutan Proyek Percontohan Food Estate
Usir Hama Perusak Tanaman, Warga Kediri Lepas Ratusan Hewan Liar
Tekan Hama Tanaman, Masyarakat Kediri Lepas Satwa Predator

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Pertanian
  3. Ekonomi Indonesia
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini