Pinjam Uang ke Fintech Ilegal Bisa Picu Tindakan Kriminal

Jumat, 3 Juli 2020 13:29 Reporter : Sulaeman
Pinjam Uang ke Fintech Ilegal Bisa Picu Tindakan Kriminal Ilustrasi Fintech Lending. ©2020 money.inc

Merdeka.com - Direktur Cyber Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, Komisaris Polisi (Kompol) Silvester membeberkan dampak buruk jika masyarakat melakukan pinjaman online kepada fintech ilegal. Salah satunya yaitu mendorong nasabah melakukan aksi kriminal.

Menurutnya, kemudahan akses yang ditawarkan oleh fintech ilegal membuat masyarakat kian tergiur untuk melakukan pinjaman. Terlebih di tengah kesulitan ekonomi akibat pandemi Covid-19 ini, membuat mereka rentan terjerat fintech ilegal.

"Fintech ilegal sangat marak, termasuk dalam kondisi Covid-19. Di mana masyarakat butuh uang tapi banyak platform-platform yang menyediakan pelayanan pinjaman belum berizin dari OJK (ilegal)," katanya dalam video conference via Zoom, Jumat (3/7).

Silvester mengatakan, modus yang kerap digunakan oleh fintech ilegal adalah mempermudah proses peminjaman. Namun, disertai bunga yang tinggi dan jangka waktu pengembalian yang pendek.

Hal itu membuat nasabah dalam situasi tertekan. Sehingga mendorong melakukan berbagai perbuatan melawan hukum, seperti tindakan kriminal mencuri dan lainnya.

"Sumber masalah dari bunga yang tinggi, apabila masyarakat tidak bisa bayar akan diteror setiap hari. Maka, dari situ muncul situasi masyarakat yang merasa khawatir," jelasnya.

Baca Selanjutnya: Terliit Utang...

Halaman

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Fintech
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini