Pimpin perusahaan aset Rp 3.900 T, pria ini ngantor naik kereta

Senin, 15 September 2014 00:28 Reporter : T. Widyatmoko
Pimpin perusahaan aset Rp 3.900 T, pria ini ngantor naik kereta Lim Siong Guan. ©straitstimes.com

Merdeka.com - Putra pasangan sopir taksi dan guru ini menjadi sosok panutan di Singapura. Lim Siong Guan namanya, dikenal sebagai pejabat pemerintahan yang sangat berpengalaman dari era Lee Kuan Yew hingga era Goh Chok Tong.

Saat ini Lim menjabat sebagai Group President perusahaan dana investasi pemerintah GIC. Dia menjabat posisi itu sejak Juli 2009 setelah sebelumnya sebagai direktur pelaksana di tempat yang sama.

GIC adalah perusahaan pengelola kekayaan negara, salah satu yang terbesar di dunia. Asetnya lebih dari USD 100 miliar di lebih dari 40 negara di seluruh dunia. Pada 2008, The Economist melaporkan bahwa estimasi Morgan Stanley, aset kelolaan GIC mencapai USD 330 miliar atau sekitar Rp 3.916 triliun.

Meskipun dikenal sebagai memimpin perusahaan dengan aset megabesar, Lim Siong Guan dikenal sebagai sosok yang sederhana. Sehari-harinya dia bekerja dengan mengendarai transportasi umum. Berikut kesederhanaan Lim dikutip dari Asiaone, Senin (15/9).

1 dari 3 halaman

Naik MRT

Lim Siong Guan. ?youtube.com

Lim Siong Guan sehari-harinya naik mass rapid transit (MRT) saat berangkat kerja. Dia turun di Raffles Place kemudian berjalan kaki sekitar 20 menit ke kantor GIC di Robinson Road, sekaligus sebagai olahraga. Padahal, sosok seperti dia bisa saja mendapatkan fasilitas kendaraan dari kantor maupun sopir pribadi.

Soal mobil pribadi, dia memiliki Volvo S60 yang kelasnya masih jauh di bawah mobil koleganya.

Dia juga dikenal tidak pernah menyuruh sekretarisnya jika punya kepentingan surat menyurat urusan pribadi. Dia pun siap antre menunggu giliran.

2 dari 3 halaman

Tidak pesan hotel, tidur di pesawat

Lim Siong Guan. ?todayonline.com

Dia seringkali melakukan perjalanan tahunan luar negeri untuk meninjau markas GIC di berbagai negara sejak 2007. Empat hari dilakukannya berkunjung dari Singapura ke San Fransisco, New York, London kembali lagi ke Singapura. Empat hari lainnya keliling Asia dari Singapura, Mumbai, Tokyo, Seoul, Beijing, Shanghai kembali ke Singapura.

Dalam perjalanan itu, dia tidak pernah memesan kamar hotel. Pria berusia 67 tahun itu tidur di pesawat dan menolak limousin perusahaan dengan memilih transportasi publik. Dia hanya membawa tas kecil. Terkadang mandi di kantor GIC yang dikunjungi. Kantor London seringkali menyediakan handuk untuknya.

3 dari 3 halaman

Mencintai pekerjaan

Lim Siong Guan. ?blog.nus.edu.sg

Dia dikenal sebagai pribadi yang keras tetapi juga mudah mengakrabi siapapun anak buahnya. Pertanyaan penting yang sering diberikan kepada bawahannya adalah, "bagaimana saya bisa membantu kamu agar pekerjaanmu bisa lebih bagus?"

Sebelum pada posisinya sekarang, dia bekerja di pemerintahan Singapura selama 37 tahun. Dia mengaku, betah bekerja selama hampir 4 dekade karena menganggap pekerjaan sebagai kegembiraan. "Apa yang saya rasakan sangat menarik adalah berpikir tentang masa depan. Menentukan strateginya," ujarnya. [tts]

Baca juga:
Pemimpin negara ini antre di ATM, beli bakpao juga ayam goreng
Mengunjungi gua hidrokarbon cair pertama di Asia Tenggara
Kisah Cristina Zenato, wanita pemberi makan hiu
Ngeri, ada taman bertema neraka di Singapura!
Sekolah di Singapura gelar nobar final Piala Dunia bagi siswa

Topik berita Terkait:
  1. Singapura
  2. Kisah Inspiratif
  3. Top List
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini