Petrokimia Gresik Perbaiki Rantai Pasok untuk Transformasi Bisnis

Minggu, 12 Juli 2020 08:45 Reporter : Siti Nur Azzura
Petrokimia Gresik Perbaiki Rantai Pasok untuk Transformasi Bisnis Direktur Utama Petrokimia Gresik Rahmad Pribadi. ©2020 Istimewa

Merdeka.com - Direktur Utama Petrokimia Gresik Rahmad Pribadi menyatakan bahwa perusahaan sudah menjalankan program transformasi bisnis sejak tahun 2019. Adapun sasarannya adalah menjadi perusahaan solusi agroindustri untuk pertanian berkelanjutan.

"Untuk mencapai sasaran tersebut, salah satu cara yang kami tempuh adalah dengan melakukan transformasi organisasi dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia," kata Rahmad di Jakarta, Minggu (12/7).

Dia menjelaskan, transformasi bisnis merupakan burning platform bagi insan Petrokimia Gresik untuk keluar dari zona nyaman. Di mana transformasi ini berfokus pada perbaikan rantai pasok (supply chain) dan perubahan paradigma, yaitu dari product driven menjadi market driven.

"Dengan paradigma baru ini, kita dituntut untuk lebih berorientasi pada pasar. Sehingga produk atau layanan yang kita hasilkan sesuai dengan kebutuhan konsumen," imbuhnya.

Rahmad mengungkapkan, program transfomasi bisnis tahun 2019 ini sudah mulai memperlihatkan hasil. Di antaranya mengantarkan Petrokimia Gresik meraup laba bersih (audited) sebesar Rp1,5 triliun atau 129 persen dari target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2019 yang ditetapkan sebesar Rp1,16 triliun.

Transformasi juga menjadikan produk komersial Petrokimia Gresik berdaya saing hingga pasar global. Terbukti pada tahun 2019, Petrokimia Gresik mampu memecahkan rekor eskpor terbesar sepanjang sejarah perusahaan (392 ribu ton).

"Transformasi telah mengubah seluruh value chain pada tahapan paling efisien, sehingga produk-produk Petrokimia Gresik diharapkan dapat menjadi market leader dan dominant player di sektor agroindustri," jelas Rahmad.

Rahmad memastikan transformasi ini akan terus dijalankan, tapi tidak sebatas menjadi burning platform, melainkan sudah menjadi katalisator. Untuk itu, di tahun 2020 ini Petrokimia Gresik akan bertransformasi dari single industry firm menjadi related diversified industry dengan meneruskan hilirisasi produk, melalui 3 (tiga) strategi, yaitu peningkatan kapasitas, rekonfigurasi pabrik, dan pengembangan produk baru.

"Transformasi ini tidak sekadar untuk meraih penghargaan, jika ada penghargaan itu adalah bonus. Tapi transformasi ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing dan mendukung sistem agrikultur terintegrasi yang didesain untuk masa depan perhatian Indonesia yang juga merupakan masa depan perusahaan," ungkapnya.

Baca Selanjutnya: Penghargaan...

Halaman

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Petrokimia Gresik
  3. BUMN
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini