Petani ini menangis diberi bantuan traktor oleh Mentan Amran

Rabu, 25 Januari 2017 10:08 Reporter : Anggun P. Situmorang
Petani ini menangis diberi bantuan traktor oleh Mentan Amran Petani menangis diberi bantuan. Anggun ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Jamini, warga Desa Pulo, Blora, Jawa Tengah, menangis setelah diberi bantuan hand tractor atau traktor tangan oleh Menteri Pertanian, Amran Sulaiman. Jamini mendapat bantuan setelah melaporkan hasil taninya dibeli di bawah Harga Pembelian Pemerintah (HPP) oleh pengepul.

"Saya sampai gemetar. Masya Allah, terima kasih semuanya," ujar Jamini usai diberi kunci hand tractor oleh Mentan Amran di Kawasan Pertanian Desa Pulo, Blora, Jawa Tengah, Selasa (24/1).

Jamini mengatakan, nantinya hand tractor tersebut akan digunakan untuk mengelola dua petak lahan yang dimilikinya. Lahan itu ditanami padi, jagung dan kacang tanah secara bergantian sepanjang tahun. "Syukur Alhamdulillah, Pokoknya senang," ujarnya sambil menangis kepada wartawan.

Sementara itu, Mentan Amran mengatakan tidak boleh ada lagi oknum yang berani memainkan harga di lapangan. Amran berjanji akan terus mengawasi gejolak harga hasil tani setiap hari. "Presiden pesan ke saya, lindungi petani, jaga petani, sejahterakan petani. Jangan petani terus terusan dikibuli,” ujar Mentan Amran.

Sebelumnya, Mentan Amran kesal mengetahui hasil panen jagung petani dibeli di bawah Harga Pembelian Pemerintah (HPP). Hal tersebut disampaikan oleh Jamini, wanita 44 tahun tersebut mengatakan, hasil panen jagungnya dibeli oleh pengepul di bawah HPP yaitu Rp 2.500 oleh pengepul.

"Ini mana Bulog? Bukan direkturnya, petugas lapangan Bulog mana? Tidak boleh ini jagung harganya murah begini. Beli minimal Rp 3.100. Tidak boleh petani dikibuli terus. Saya perintahkan beli sesuai HPP, Rp 3.100," kata Mentan Amran. Amran menyarankan kepada petani untuk menjual hasil panen kepada Bulog. [idr]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini