Pesawat Nurtanio diminati sejumlah negara di Asia Tenggara

Jumat, 10 November 2017 11:52 Reporter : Anggun P. Situmorang
Pesawat Nurtanio diminati sejumlah negara di Asia Tenggara N219. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo secara resmi memberikan nama Nurtanio kepada purwarupa pesawat N219. Pemberian nama Nurtanio pada purwarupa pesawat N219 diambil dari nama Laksamana Muda Udara (Anumerta) Nurtanio Pringgoadisuryo yang telah merintis pembuatan pesawat terbang di Tanah Air sejak 1946.

Tenaga Ahli Pengembangan Pesawat Terbang PT Dirgantara Indonesia Andi Alisjahbana mengatakan beberapa pihak sudah menyatakan minat membeli pesawat Nurtanio. Beberapa diantaranya perusahaan penerbangan dan pemerintah daerah.

"Ada beberapa airline lah, airline kecil kecil untuk carter. Lalu kita belum mau publish tapi interest itu banyak sampai kepada pemda pemda juga, beberapa gubernur juga udah menyatakan bahwa mau beli," ujar Andidi Pangkalan TNI AU, Jakarta, Jumat (10/11).

Andi mengatakan selain permintaan dalam negeri, pesawat Nurtanio juga diminati oleh negara asing di Asia seperti Vietnam, Laos dan Myanmar. "Ada beberapa tapi tidak yang besar besar seperti Eropa dan Amerika. Spesifikasinya di Asia seperti Vietnam, Laos dan Myanmar," jelasnya.

Andi menambahkan pihaknya sampai saat ini belum menentukan kisaran harga pesawat buatan dalam negeri tersebut. Namun demikian, dia menargetkan, penjualan pesawat secara resmi dapat dilakukan pada 2019.

"Kita belum bisa memberi harga tepatnya berapa. Kita baru bisa jual mungkin 2019, sesudah dapat sertifikasi. Kalau belum dapat sertifikat belum bisa jual."

Presiden Jokowi mengatakan setelah pemberian nama dan sertifikasi pesawat Nurtanio, proses selanjutnya adalah mendorong pesawat tersebut dapat dipasarkan secara komersial. Dengan demikian, industri pesawat Indonesia dapat berkembang.

"Ya ini kalau sudah selesai artinya proses berikutnya adalah proses bisnis, harus bisa dipasarkan, harus bisa masuk komersial, harus bisa masuk dunia industri. Artinya memang harus ada yang beli, sehingga industri pesawat kita akan berkembang," ujar Presiden Jokowi. [bim]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini