Perusahaan virtual hotel operator ini dapat suntikan dana Rp 52 M

Minggu, 17 April 2016 11:31 Reporter : Saugy Riyandi
Perusahaan virtual hotel operator ini dapat suntikan dana Rp 52 M Penginapan. ©shutterstock

Merdeka.com - Perusahaan start up bidang virtual hotel operator (VHO), PT Global Rooms Indonesia (Nida Rooms) mendapat suntikan dana USD 4 juta atau setara Rp 52,7 miliar dari tiga venture capital besar yang berbasis di Indonesia. Kebutuhan dana ini akan dipergunakan untuk pengembangan usaha.

CEO dan founder Nida Rooms, Kanesh Avili mengatakan tambahan berupa seeding fund ini adalah sejalan dengan target Nida Rooms di fase ke 2 ini, yaitu dengan menaikan standar dan mutu hotel berbintang 3 ke bawah sehingga mitra hotel dapat setara dan bersaing sehat dengan hotel bintang 3 ke atas dan dari sisi konsumen, agar merasakan kenyamanan layaknya menginap di hotel berbintang 3 ke atas. Dengan pilihan lokasi yang sesuai, harga yang sesuai, dan standar kualitas .

"Saat ini Nida Rooms telah menggandeng sekitar 1.000 hotel di berbagai kota di Indonesia, dan pada akhir 2016 Nida Rooms juga akan menargetkan untuk bekerja sama dengan 2.000 hotel di Indonesia," ujar dia di Jakarta, Minggu (17/4).

Kanesh menegaskan ketiga venture capital tersebut merupakan perusahaan Indonesia yang cukup memiliki reputasi, namun dia belum dapat mengungkapkan karena saat ini masih dalam proses atau tahap penyelesaian akhir.

Seperti diketahui, Nida Rooms diperkenalkan di Indonesia sejak 9 September 2015 dan resmi memiliki badan hukum sejak Desember 2015.

Ide membuat bisnis model dimana pada saat itu sangat sulit menemukan hotel yang menawarkan layanan maksimal dengan harga yang terjangkau di Asia Tenggara. Oleh karenanya, selain di Indonesia, Nida Rooms juga mengembangkan usahanya di Thailand, Filiphina, dan Malaysia.

Segmen yang dibidik Nida Rooms adalah para budget travellers, backpackers, youth travellers, dan short-business travellers.

Saat ini, dari 1.000 hotel yang digandeng Nida Rooms telah tersebar di berbagai kota di Jawa, Bali, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi. Jumlah tersebut setara dengan 5.000 inventori kamar yang telah dicapai dalam periode 7 bulan saja.

Selain itu, Nida Rooms saat ini telah melakukan ekspansi ke berbagai destinasi di Indonesia dan Asia Pacific dengan tujuan menjadi VHO terbesar bukan hanya di Indonesia namun juga di Asia Pacific, salah satunya adalah di Malaysia, Nida Rooms telah menggandeng 603 hotel, di Thailand 1.162 hotel, dan Filiphina 119 hotel. Dalam waktu dekat ini, Nida Rooms juga akan mengembangkan usahanya di Vietnam. [sau]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini