Pertumbuhan ekonomi Indonesia diprediksi melambat

Kamis, 10 Mei 2012 13:22 Reporter : Pandasurya Wijaya
pertumbuhan ekonomi. merdeka.com/shutterstock

Merdeka.com - Pertumbuhan ekonomi di Asia secara umum akan melambat pada tahun ini. Hal itu terjadi selain karena pengaruh di Eropa dan Amerika Serikat tapi juga ada kebijakan di sejumlah negara Asia, seperti di Indonesia, yangmenyebabkan perlambatan ekonomi.

"Kondisi kredit yang ketat, harga komoditas yang lebih rendah dan ketidakpastian harga bahan bakar minyak (BBM) akan menjadi rem bagi pertumbuhan ekonomi di Indonesia," kata analis dari DBS Group Eugene Leow di Jakarta, Kamis (10/5)

Kebijakan mengenai pembatasan BBM, secara ideal harus lebih berfokus pada kalangan menengah ke atas sehingga kita bisa mengharapkan dampak minimal terhadap angka konsumsi.

Indonesia, kata Leow, harus tetap mempertahankan strategi sebagai pasar yang berkembang untuk mendorong pertumbuhan.

"Pertumbuhan secara luas akan melambat di tahun ini dibanding tahun sebelumnya, meski tetap akan mencatat pertumbuhan sehat di tingkat 6,1 persen," kata Leow.

Bank Indonesia sebelumnya berpendapat sebaliknya, BI menganggap pertumbuhan ekonomi Tanah Air tahun ini masih kuat di tengah krisis ekonomi global. [rin]

Topik berita Terkait:
  1. Pertumbuhan Ekonomi
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.