Pertamina Siapkan 9 Strategi agar Bisa Untung di 2020

Rabu, 9 September 2020 12:38 Reporter : Merdeka
Pertamina Siapkan 9 Strategi agar Bisa Untung di 2020 Pertamina. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - PT Pertamina menyiapkan berbagai untuk menekan kerugian yang terjadi pada semester I-2020. Perusahaan menargetkan bisa mengompensasi kerugian dengan keuntungan usaha. Langkah tersebut, terkait perbaikan manajemen hingga strategi bisnis.

Direktur Keuangan PT Pertamina (Persero), Emma Sri Martini menjelaskan, kerugian perusahaan murni karena kinerja bisnis terganggu akibat pandemi Covid-19. Kini, perusahaan melakukan 9 langkah strategis.

Hasilnya, pada awal semester II-2020 kinerja Pertamina sudah menunjukkan hasil positif. "Beberapa langkah strategis terus dilakukan. Sejak Maret, kita sudah efisiensi capex dan opex. Kita sudah melakukan pemotongan yang membuat kita survive," ujar Direktur Keuangan Pertamina, Emma Sri Martini.

Dia menyebutkan, ada 9 kebijakan agar Pertamina tidak semakin merugi. Kebijakannya, yakni pertama memotong capex dan opex setara dengan USD 4,7 miliar atau sekitar Rp70 triliun. Opex 30 persen atau setara dengan USD 3 miliar, efisiensi capex sebesar 23 persen atau senilai USD 1,7 miliar.

Kedua, menjaga produksi minyak dan gas untuk menekan impor. Ketiga, optimalisasi program Pertamina loyalty dan diskon untuk meningkatkan pendapatan.

Keempat, Renegosiasi kontrak dengan mata uang asing untuk dibayar dengan rupiah juga dilakukan.Kelima, efisiensi konsumsi energi dengan mengganti penggunaan refinery fuel dengan natural gas/PLN.

"Keenam, Menurunkan integrated port time untuk menurunkan beban pokok penjualan. Ketujuh, transformasi digital untuk SPBU dan centeralised procurement," ujar Emma.

Langkah kedelapan, inventory build up dengan manajemen time to buy pada saat harga minyak rendah. Adapun yang terakhir, alias nomor Sembilan, Pertamina melakukan mitigasi risiko selisih kurs dan meningkatkan kinerja cash flow.

Pada periode Februari hingga Mei 2020 memang menjadi masa-masa terberat Pertamina dengan volume demand yang menurun tajam akibat pandemi covid-19.

Bahkan saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), penurunan demand di kota-kota besar mencapai lebih dari 50 persen.

Baca Selanjutnya: Kinerja Tunjukkan Tren Positif...

Halaman

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Pertamina
  3. BUMN
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini