Pertamina Klaim Pengerjaan Penanganan Tumpahan Minyak Tinggal 10 Persen

Kamis, 1 Agustus 2019 17:00 Reporter : Merdeka
Pertamina Klaim Pengerjaan Penanganan Tumpahan Minyak Tinggal 10 Persen Konpers KKP dan Pertamina. ©2019 Liputan6.com/Johan Tallo

Merdeka.com - Pertamina menegaskan sisa pengerjaan penanganan tumpahan minyak di Laut Utara Jawa sisa 10 persen. Saat ini, fokus Pertamina adalah melakukan pemulihan pada laut, pesisir pantai, dan masyarakat setempat.

Direktur Utama PT Pertamina, Nicke Widyawati, menjelaskan upaya yang telah dilakukan oleh Pertamina sudah semaksimal mungkin agar dampak tumpahan minyak tidak sampai pada muara sungai.

"Pertamina akan bertanggung jawab dan komit untuk menyelesaikan masalah tersebut," ujarnya di Kantor KKP, Jakarta, Kamis (1/8).

Penanganan yang telah dilakukan oleh Pertamina, lanjutnya, adalah memasang tanggul agar tumpahan minyak tidak menjangkau area tumbuh-tumbuhan. Selain itu, membuka layanan pengaduan dan mendirikan posko kesehatan masyarakat di pesisir pantai yang terkena dampak dari tumpahan minyak.

"Sampai hari ini sudah ada 39 kapal untuk menampung (tumpahan minyak) dan standby," tuturnya.

Pertamina Siap Beri Kompensasi

Pertamina memastikan akan memberikan kompensasi kepada warga yang benar-benar terkena dampak dari tumpahan minyak ini.

"Kita tidak begitu saja menerima pengaduan, tetapi kita akan verifikasi terlebih dulu. Jadi, kita akan memberi kompensasi kepada warga yang memang terkena dampak dari operasi migas kami," ucap Direktur Utama PT Pertamina Hulu Energi, Meidawati.

Namun, Pertamina belum bisa menyebutkan berapa biaya kompensasi yang akan diberikan. Karena pihaknya masih terus melakukan verifikasi terhadap titik-titik terdampak.

Selain itu, Pertamina akan melakukan revitalisasi dengan menata ulang dan mengadakan program CSR jangka panjang sampai Januari 2020. Atas kejadian ini, Pertamina akan terus berkomitmen untuk melakukan pemulihan sampai tuntas sehingga tidak ada masyarakat yang dirugikan.

Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, pun menyebutkan kejadian ini sebagai musibah dan dapat dijadikan sebagai sebuah pembelajaran bagi pihak yang terkait. Dia memastikan tidak ada yang perlu dikhawatirkan dari kasus tumpahan minyak Pertamina ini. "Saya sudah memantau dengan helikopter dan tidak usah terlalu khawatir karena kejadian ini sudah ditangani. Jadi, tidak ada yang perlu dikhawatirkan," ujar Menteri Susi Pudjiastuti.

Reporter Magang: Rhandana Kamilia [bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini