Pertamina Cari Rekan untuk Produksi Baterai Kendaraan Listrik

Selasa, 26 November 2019 15:38 Reporter : Merdeka
Pertamina Cari Rekan untuk Produksi Baterai Kendaraan Listrik Pertamina. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - PT Pertamina (Persero) kembali menyatakan niat untuk ikut terjun ke dalam industri produksi baterai kendaraan listrik. Langkah ini dilakukan seiring dengan upaya pemerintah yang gencar mengobarkan program Kendaraan Bermotor Listrik (KBL).

VP New and Renewable Energy Investment, Planning and Risk Management Directorate Pertamina, Kristyadi Winarto, mengatakan pihaknya saat ini tengah mencari partner yang cocok untuk membangun industri baterai kendaraan listrik.

"Sekarang dalam market study dan pencarian partner. Jadi kita melihat potensi market berapa dan sedang mencari partner yang memenuhi kriteria," kata dia di Jakarta, Selasa (26/11).

Namun, dia menambahkan, Pertamina belum mengetahui berapa besaran dana yang akan diinvestasikan untuk terlibat dalam produksi baterai tersebut.

"Walaupun secara personal Pertamina punya kemampuan, cuma untuk lebih menjual produknya kita perlu partner tadi. Kalau baterai itu kan ada beberapa kriterianya yang dipercaya industri otomotif," beber dia.

1 dari 1 halaman

Pertamina Bakal Rogoh USD 80 Juta

Sebelumnya, Pertamina sempat menyatakan niat untuk berinvestasi USD 80 juta untuk beralih memproduksi baterai kendaraan listrik.

"Pertamina juga berencana untuk mengembangkan pabrik baterai nasional," kata Vice President Planning & Commercial RTC Pertamina Andianto Hidayat beberapa waktu lalu.

Andianto menjelaskan, Pertamina akan menjadi produsen pengelola baterai kendaraan listrik yang sudah dilakukan pabrik di Morowali, Sulawesi Tengah.

"Jadi nanti prosesnya, bahan baku baterai untuk kendaraan listrik akan dibuat di Morowali menjadi anoda atau katoda. Lalu diserahkan ke Pertamina agar menjadi baterai kendaraan listrik utuh," ujar dia.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana
Sumber: Liputan6.com

[bim]

Baca juga:
Pengusaha Sebut Kendaraan Listrik Masih Berpotensi Cemari Lingkungan
Kadin Sarankan Pemerintah Fokus Sepeda Motor Listrik Lebih Dulu
Genjot Produksi Kendaraan Listrik, Pemerintah Diminta Serius Beri Kemudahan Investasi
BPTJ Targetkan 41 Ribu Transportasi Umum Jabodetabek Pakai Kendaraan Listrik
Ini Alasan Pemprov DKI Larang Skuter Listrik Lewati Area CFD
Kadishub DKI: Skuter Listrik Lewat JPO Harus Dituntun, Tak Boleh Dikendarai
Bahas Aturan, Dishub DKI Bakal Sanksi Skuter Listrik Melintas di Trotoar dan JPO

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini