Perluas Layanan 4G, Indosat Ooredoo Gelontorkan Rp 30 Triliun

Selasa, 30 April 2019 13:58 Reporter : Saud Rosadi
Perluas Layanan 4G, Indosat Ooredoo Gelontorkan Rp 30 Triliun Indosat Ooredoo. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Indosat Ooredoo menggelontorkan investasi Rp 30 triliun guna membangun infrastruktur 4G di Indonesia. Pada kuartal I 2019, perusahaan dengan kode emiten ISAT itu telah merealisasikan site 4G di Kalimantan, baik modernisasi maupun site baru.

Perluasan jangkauan layanan 4G Indosat sudah dimulai akhir 2018 lalu. Di Kalimantan, misalnya, awalnya hanya 700 site BTS (Base Transceiver Station) 4G, secara keseluruhan bakal dibangun hingga 3.500 BTS 4G.

"Mulai akhir 2018, kami bangun jaringan luar biasa. Investasi Rp 30 triliun, di mana setiap tahun Rp 10 triliun. Sampai kuartal I, kami realisasikan di Kalimantan," kata Head Of Region Kalimantan, Sumatera, Papua (Kalisumapa) Indosat Ooredoo Prio Sasongko, dalam kegiatan kumpul media di Samarinda, Selasa (30/4).

Prio menerangkan, sinyal 4G telah menjangkau Tarakan di Kalimantan Utara, dan Berau di Utara Kalimantan Timur. "Semua site yang belum 4G, kita 4G-kan. Tahun kita tambah coverage baru ada 2.600 BTS 4G di Kalimantan. Benar-benar coverage baru," ujar Prio.

"Kami memaksimalkan semua sumber daya dan frekuensi baik 900 MHz, 1.800 Mhz dan 2.100 Mhz. Kedepan, kita akan full gunakan 900 Mhz yang punya coverage lebih luas untuk 4G," tambah Prio.

Meski fokus bangun 4G yang notabene disebut sebagai layanan internet cepat, Indosat Ooredoo tidak mengesampingkan layanan voice mereka di Kalimantan. "Kalau diprosentasekan, 40 persen voice dan 60 persen data, dilihat dari penggunaan data dan voice," sebut Prio.

"Strategi Indosat, kita mesti kuat di nomor dua operator terbesar di Indonesia, kuat di layanan streaming. Mau tidak mau, trafik paling tinggi adalah streaming Facebook, Instagram dan Youtube. Kami terus mengarah pada penguatan itu," tambah Prio.

[bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini