KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Perekonomian Indonesia membaik bikin industri ritel bergerak positif

Rabu, 5 Oktober 2016 14:27 Reporter : Novita Intan Sari
mall jakarta. wikipedia.org

Merdeka.com - Heaf of Advisory Jones Lang LaSalle (JLL) Vivin Harsanto mengatakan perekonomian Indonesia yang terus mengalami peningkatan membawa pengaruh positif bagi industri ritel.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi dalam negeri pada kuartal II-2016 sebesar 5,19 persen, akan berdampak pada perkembangan industri ritel di kuartal selanjutnya. Mengingat, industri ini sangat bergantung pada pertumbuhan ekonomi.

"Kuartal II pertumbuhan ekonomi naik jadi 5,2 persen kan jadi (berdampak) membaik pada penyerapan sektor ritel di kuartal III," ujar Vivin di kantornya, Jakarta, Rabu (5/10).

Salah satu pendorong meningkatnya industri ritel adalah, banyaknya perusahaan asing di bidang fashion and design, kosmetik dan hiburan, yang membuka bisnisnya di sejumlah pusat perbelanjaan modern di Jakarta.

"Fast fashion seperti brand Uniqlo bisa dengan cepat beli yang tidak terlalu mahal. Itu menjadi daya tarik dan demand di sektor ritel," imbuhnya.

Selain itu, harga sewa properti yang stabil membuat para pelaku ritel tertarik untuk memperluas usahanya di sejumlah kota besar di Indonesia.

"Rental (sewa) sendiri ke depan masih sama, kenaikannya 6 persen per tahun. Retailers atau developers di luar Jakarta. Memang kita tidak mengcover greater Jakarta. Tapi area Bodetabek," ungkapnya.

Vivin memperkirakan, industri ritel akan mengalami perbaikan okupansi dengan peningkatan 95 persen sampai tahun 2020.

[idr]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.