Perangi Perubahan Iklim, Industri Didorong Gunakan Teknologi Ramah Lingkungan

Rabu, 3 Maret 2021 15:30 Reporter : Merdeka
Perangi Perubahan Iklim, Industri Didorong Gunakan Teknologi Ramah Lingkungan Pembangkit Listrik. istimewa ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Isu perubahan iklim terus menjadi pembicaraan dunia. Jika upaya penanganan perubahan iklim ini tidak digalakkan, dikhawatirkan mengancam masa depan dunia.

Menurut Badan Energi Internasional (IEA), industri menyumbang 37 persen dari total penggunaan energi global, di mana 30 persen di antaranya dikonsumsi oleh gedung-gedung bertingkat.

Memerangi perubahan iklim, pemerintah dan industri di Indonesia didorong untuk mempercepat penggunaan teknologi yang ramah lingkungan dalam mendukung pengurangan dampak perubahan iklim. Salah satunya dengan penggunaan teknologi sistem motors dengan tingkat efisiensi tinggi terbaru dengan variable speed drive untuk pengurangan dampak perubahan iklim. Teknologi ini meningkatkan efisiensi energi secara signifikan.

Teknologi motors dan drives di sektor industri telah mengalami kemajuan pesat selama satu dekade terakhir, dilengkapi desain inovatif yang memungkinkan terciptanya efisiensi energi secara signifikan.

Hasil riset independen memprediksi, jika sistem yang digunakan saat ini diganti dengan peralatan dengan tingkat efisiensi energi optimal, konsumsi listrik global dapat dipangkas hingga 10 persen. Hal ini juga akan menyumbang lebih dari 40 persen pengurangan emisi gas rumah kaca untuk memenuhi target iklim 2040 yang ditetapkan Perjanjian Paris.

"Efisiensi energi industri memiliki kapasitas tunggal terbesar untuk memperlambat dampak perubahan iklim. Hal ini pada dasarnya merupakan solusi iklim dunia," jelas Presiden ABB Motion Morten Wierod.

Baca Selanjutnya: Pentingnya Keberlanjutan...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini