Peran Perempuan dalam Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah Tanah Air

Minggu, 25 April 2021 11:00 Reporter : Merdeka
Peran Perempuan dalam Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah Tanah Air Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti. ©2020 Merdeka.com/Anisyah Al Faqir

Merdeka.com - Bank Indonesia (BI) mendukung penuh pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Tanah Air. Salah satu caranya yaitu melalui pengembangan layanan bank syariah pelat merah PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI). Harapannya, ini bisa mendorong inklusi keuangan bagi 130 juta penduduk yang masih belum terjangkau akses perbankan.

Hal itu ditegaskan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti dalam webinar Perempuan Tangguh yang Menginspirasi bagi Pembangunan Ekonomi Syariah Indonesia dalam rangka Hari Kartini 21 April 2021.

Menurut Destry, pasar keuangan syariah di Indonesia terus berkembang, tidak hanya melalui perbankan syariah, tetapi juga melalui pasar modal, bahkan fintech syariah. Inklusivitas pada EKSyar (cetak biru sistem pembayaran ekonomi dan keuangan syariah) menjadi nilai tambah, serta mampu menjadi jembatan untuk mengurangi ketimpangan antara orang kaya dan miskin.

Sebab, hingga saat ini, masih ada 130 juta penduduk belum terjangkau oleh akses perbankan. "Bank Indonesia (BI) terus melakukan pemberdayaan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia salah satunya melalui pemberdayaan perempuan," ujar dia.

Berbagai program sinergi pengembangan usaha syariah yang dilakukan BI bersama stakeholders ditempuh dengan melibatkan peran perempuan.

Destry menyebut, saat ini perkembangan ekonomi syariah secara global terus meningkat. Berdasarkan laporan Refinitiv dan ICD, aset keuangan syariah global diproyeksi naik dari USD 2,8 triliun pada 2019 menjadi USD 3,69 triliun pada 2024 mendatang.

Hadir sebagai nara sumber webinar, Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Hery Gunardi, Staf Khusus Presiden Bidang Sosial Angkie Yudistia, pimpinan Baznas Saidah Sakwan, Deputy Director Business Incubation Shariah KNEKS Indarwati Rifianingrum. Serta Desainer penerima penghargaan Ibu Negara Kartini Award Amy Atmanto yang juga Pembina industri kreatif dan Pengurus Pusat MES (Masyarakat Ekonomi Syariah).

Pertumbuhan aset keuangan syariah global dipastikan juga terjadi di Indonesia. Pertumbuhan yang pesat ini juga dilakukan melalui pemberdayaan perempuan.

"Menarik pula, BSI sebagai bank hasil penggabungan tiga bank syariah milik BUMN juga memiliki jumlah pegawai perempuan cukup banyak. Dari total hampir 20 ribu karyawan BSI, sekitar 40 persen di antaranya adalah perempuan. Porsi senior management perempuan 20 persen dan porsi BOD sudah 20 persen wanita," kata Hery.

Karena itu pula, Hery Gunardi mengatakan, peran perempuan semakin diperhitungkan di Tanah Air. Baik dari sisi bisnis maupun keuangan, termasuk di perbankan syariah secara umum dan BSI khususnya.

Partisipasi perempuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di perekonomian, sosial, maupun politik, lanjut dia, bukan karena belas kasihan atau kuota yang ditetapkan oleh pemerintah atau unit usaha, namun karena kemampuan dan profesionalitas kaum wanita.

Baca Selanjutnya: Nilai Belanja Fesyen Muslim Dunia...

Halaman

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Bank Indonesia
  3. Ekonomi Syariah
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini