Per September 2019, Penduduk Miskin Indonesia Sebesar 24,79 Juta Orang

Rabu, 15 Januari 2020 13:37 Reporter : Anggun P. Situmorang
Per September 2019, Penduduk Miskin Indonesia Sebesar 24,79 Juta Orang Ilustrasi kemiskinan. ©2019 Merdeka.com/Pixabay

Merdeka.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat persentase penduduk miskin pada September 2019 sebesar 9,22 persen, menurun 0,19 persen terhadap Maret 2019 dan menurun 0,44 persen terhadap September 2018. Adapun jumlah penduduk yang berada di garis kemiskinan pada September 2019 sebesar 24,79 juta orang.

"Jumlah penduduk miskin pada September 2019 sebesar 24,79 juta atau menurun 0,36 juta orang terhadap Maret 2019 dan menurun 0,88 juta orang terhadap September 2018," ujar Kepala BPS, Suhariyanto, di Kantornya, Jakarta, Rabu (15/1).

Suhariyanto melanjutkan, persentase penduduk miskin di daerah perkotaan pada Maret 2019 sebesar 6,69 persen, turun menjadi 6,56 persen pada September 2019. Sementara persentase penduduk miskin di daerah perdesaan pada Maret 2019 sebesar 12,85 persen, turun menjadi 12,60 persen pada September 2019.

Dibanding Maret 2019, jumlah penduduk yang berada di garis kemiskinan September 2019 di daerah perkotaan turun sebanyak 137 ribu orang (dari 9,99 juta orang pada Maret 2019 menjadi 9,86 juta orang pada September 2019). Sementara itu, daerah pedesaan turun sebanyak 221,8 ribu orang (dari 15,15 juta orang pada Maret 2019 menjadi 14,93 juta orang pada September 2019).

1 dari 1 halaman

Pemicu Penduduk Jatuh Miskin

Adapun faktor pemicu kemiskinan di Indonesia antara lain penurunan harga eceran beberapa komoditas pokok. Kemudian rata-rata pengeluaran per kapita di kota dan desa meningkat. Meski demikian, untuk mengatasi pengeluaran yang tinggi pemerintah sudah menopang dengan memberikan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

"Kalau pengeluaran tinggi di atas garis kemiskinan, di satu sisi pemerintah sudah berkomitmen untuk menyalurkan BPNT. Posisi sekarang September 2019, jumlah kabupaten yang dijangkau BPNT itu sekarang 500 kabupaten/kota meningkat dibanding Maret 2019," paparnya.

Garis Kemiskinan pada September 2019 tercatat sebesar Rp440.538,-/ kapita/bulan dengan komposisi Garis Kemiskinan Makanan sebesar Rp324.911 (73,75 persen) dan Garis Kemiskinan Bukan Makanan sebesar Rp115.627 (26,25 persen).

Pada September 2019, secara rata-rata rumah tangga miskin di Indonesia memiliki 4,58 orang anggota rumah tangga. Dengan demikian, besarnya Garis Kemiskinan per rumah tangga miskin secara rata-rata adalah sebesar Rp2.017.664,-/rumah tangga miskin/bulan.

[bim]

Baca juga:
Pemerintah Tak Akan Subsidi Iuran Peserta BPJS Kesehatan Kelas III
Bukan Radikalisme, Kemiskinan Jadi Masalah Utama Indonesia
Kisah Pasutri Tinggal di Rumah Mewah, Tapi Masuk Keluarga Miskin Penerima Bansos
Tinggal di Rumah Mewah, Pasutri Asal Klaten Masuk Keluarga Miskin
Angka Kemiskinan di Tapanuli Tengah Diklaim Menurun
Penerima BPNT di 2020 Turut Dapat Ayam, Ikan Hingga Buah-buahan
Pelarangan Rokok Elektrik Disebut Tak Efektif Kurangi Perokok, Kenapa?

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini