Per Agustus, 714.141 Hektare Lahan Petani Sudah Terlindungi Asuransi Usaha Tani Padi

Rabu, 9 September 2020 12:14 Reporter : Dwi Aditya Putra
Per Agustus, 714.141 Hektare Lahan Petani Sudah Terlindungi Asuransi Usaha Tani Padi Ilustrasi Sawah. ©2018 Merdeka.com/Abdul Azis Rasjid

Merdeka.com - PT Asuransi Jasa Indonesia atau Asuransi Jasindo mencatat, 714.141,03 hektare lahan petani telah terlindungi Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) hingga Agustus 2020. Angka ini mencapai 71,41 persen dari target perusahaan sepanjang tahun yaitu mencapai 1 juta hektare terlindung asuransi.

Direktur Pengembangan Bisnis Asuransi Jasindo, Diwe Novara menjelaskan, Jawa Timur merupakan salah satu wilayah dengan pertumbuhan AUTP terbesar. Dalam kondisi pandemi Covid-19 ini, Asuransi Jasindo wilayah Jawa Timur masih mampu mendukung pemenuhan target AUTP nasional pada 2020, yakni 1 juta hektare sawah.

"Realisasi AUTP nasional untuk Januari sampai Agustus 2020 ini sudah mencapai 714.141,03 hektare atau sudah mencapai 71,41 persen dari target, dan kami optimis bisa memenuhi target nasional sampai akhir tahun ini menjadi 1 juta hektare," kata Diwe di Jakarta, Rabu (9/9).

Diwe mencatat, untuk pembayaran klaim AUTP sementara di 2020 mencapai Rp77.658.822.306,-

Dia mengapresiasi tim Asuransi Jasindo di wilayah Jawa Timur yang sudah melakukan sosialisasi dan pendekatan kepada para kelompok tani agar program asuransi yang digagas oleh pemerintah melalui Kementerian Pertanian ini sukses.

"Sejak Oktober 2015, Asuransi Jasindo dan Kementerian Pertanian menghadirkan Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) untuk melindungi petani dari risiko-risiko di atas dan meningkatkan daya saing usaha petani padi. Hal ini sejalan dengan amanat yang tertuang dalam Undang Undang (UU) nomor 19 tahun 2013 tentang perlindungan dan pemberdayaan petani, khususnya pelaksanaan strategi perlindungan petani melalui asuransi pertanian," paparnya.

Selama kurun lima tahun tersebut, banyak program yang sudah dilakukan. Di Jawa Timur misalnya, Asuransi Jasindo melakukan sosialisasi tata cara penggunaan aplikasi SIAP ke petugas petugas dinas. SIAP merupakan akronim dari Sistem Informasi Asuransi Pertanian, aplikasi SIAP dibuat untuk memudahkan pendaftaran asuransi pertanian program pemerintah.

"Tak hanya itu, tim di wilayah Jawa Timur juga melakukan sosialisasi bersama dinas kabupaten ke kelompok – kelompok tani, sosialisasi dengan cara penyerahan simbolis klaim yang diserahkan oleh Menteri Pertanian /Gubernur/Bupati atau pejabat daerah setempat yang disaksikan oleh kelompok tani," lanjutnya.

Baca Selanjutnya: Sinergi Program Pembiayaan...

Halaman

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. BUMN
  3. Petani
  4. Asuransi
  5. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini