Per 20 Mei 2022, Realisasi Pembiayaan Investasi Capai Rp17 Triliun

Senin, 23 Mei 2022 22:25 Reporter : Siti Nur Azzura
Per 20 Mei 2022, Realisasi Pembiayaan Investasi Capai Rp17 Triliun Menkeu Sri Mulyani. ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati , mencatat, realisasi pembiayaan investasi sejak Januari hingga 20 Mei 2022 mencapai Rp17 triliun atau 9,3 persen dari target APBN. Saat ini, Kemenkeu akan terus melakukan tracking dari kinerja pembiayaan investasi, terutama untuk Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) yang mendukung proyek strategis nasional (PSN).

"Pembiayaan terutama adalah untuk dicairkan kepada Badan Layanan Umum (BLU) LMAN sebesar Rp10 triliun, Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan FLPP Rp6 triliun, dan Lembaga Dana Kerja Sama Pembangunan Internasional (LDKPI) Rp1 triliun," kata Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN KiTa Mei 2022 di Jakarta, dikutip Antara, Senin (23/5).

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta seluruh infrastruktur yang memang sudah dibangun harus selesai pada tahun 2023 atau maksimum di semester I-2024. Dengan demikian, Sri Mulyani menegaskan saat ini pihaknya fokus untuk membiayai proyek-proyek yang memang jadi prioritas.

Untuk pendanaan lahan PSN tahun 2022, per 20 Mei dana telah mencapai Rp5,68 triliun yang disalurkan LMAN kepada PSN berupa jalan tol, bendungan, kereta api, pelabuhan, irigasi, Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), dan air baku.

Sementara dari pembiayaan investasi untuk FLPP, telah disalurkan dana per 9 Mei 2022 senilai Rp7,59 triliun untuk 68.340 unit rumah.

Selanjutnya melalui investasi pada LDKPI, Bendahara Negara tersebut menyebutkan Indonesia telah menyalurkan hibah kepada pemerintah asing atau lembaga asing sejak tahun 2020 sampai dengan 11 Mei 2022 sebesar Rp61,43 miliar. Sedangkan imbal hasil tercatat Rp122,34 miliar.

Hibah tersebut antara lain diberikan berupa bantuan kemanusiaan maupun penanganan COVID-19, pelatihan, serta dukungan penyelenggaraan 7th Our Ocean Conference 2022.

"Kepada LDKPI diberikan pembiayaan investasi untuk membantu berbagai negara-negara lain yang mengalami kondisi yang kurang baik karena pandemi maupun krisis lainnya. Kita sudah membantu untuk beberapa negara di Kepulauan Pasifik," jelasnya.

Baca juga:
Luhut Sebut Investasi Tesla ke RI Masih Butuh Waktu dan Proses
Sri Mulyani Bertemu Menkeu Singapura, Bahas Potensi Investasi di RI
Pemprov Sulut Ajak Inerco dan Rotterdam Port Investasi di Pelabuhan Bitung
Luhut Bantah Pembangunan Ibu Kota Baru Minim Pendanaan
Usaha Pempek Gagal, Wanita Lulusan SMK di Palembang Larikan Rp1,2 M Uang Investor
Elon Musk Disebut Akan Investasi di Batang, Begini Reaksi Bupatinya

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini