Per 18 Juni, Realisasi Anggaran PEN Capai Rp226,6 Triliun

Senin, 21 Juni 2021 15:01 Reporter : Dwi Aditya Putra
Per 18 Juni, Realisasi Anggaran PEN Capai Rp226,6 Triliun Menkeu Sri Mulyani. ©Humas Kemenkeu

Merdeka.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati melaporkan, realisasi anggaran untuk program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) mencapai Rp226,6 triliun hingga 18 Juni 2021. Realisasi anggaran program ini tercatat sebesar 32,4 persen pagu Rp699,43 triliun.

"Sampai dengan 18 Juni, program PEN sudah terlaksana Rp226,6 triliun dari pagu yang mendekati Rp700 triliun atau Rp699 triliun," kata dia dalam rapat kerja bersama Komite IV DPD RI, Senin (26/6).

Bendahara Negara ini merincikan, untuk realisasi anggaran PEN di bidang kesehatan adalah sebesar Rp39,5 triliun atau 22,9 persen dari pagu Rp172,8 triliun. Anggaran ini digunakan untuk biaya perawatan pasien covid-19, insentif tenaga kesehatan, hingga pengadaan 37,7 juta dosis vaksin.

Kemudian untuk perlindungan sosial, realisasinya tercatat sebesar Rp64,9 triliun atau 43,8 persen dari pagu anggaran Rp148,2 triliun. Anggaran diberikan untuk Program Keluarga Harapan (PKH), kartu sembako, bantuan langsung tunai, BLT desa, hingga kartu prakerja.

Selanjutnya, untuk dukungan UMKM dan korporasi sudah terealisasi sebesar Rp48,05 triliun atau 24,8 persen dari pagu Rp193,7 triliun. Pada klaster ini, anggaran digunakan untuk bantuan usaha mikro, subsidi bunga, penjaminan pinjaman, serta penempatan dana di bank.

Lalu untuk program prioritas dalam PEN, realisasinya sudah sebesar Rp38,1 triliun atau 29,8 persen dari pagu Rp127,8 triliun. Anggarannya digunakan untuk program padat karya, bantuan pariwisata, ketahanan pangan, infrastruktur ICT, hingga kawasan industri.

Terakhir, pemerintah juga memberikan insentif usaha yang realisasinya mencapai Rp36,02 triliun atau 63,5 persen dari pagu Rp56,7 triliun. Sejumlah insentif perpajakan yang diberikan termasuk pembebasan PPnBM untuk mobil dan PPN untuk properti.

"Dari berbagai pelaksanaan PEN, baik dari kesehatan, perlindungan sosial, (dukungan) UMKM, program prioritas, dan insentif usaha kami terus melakukan monitoring dan juga untuk melihat efektivitas dari program-program yang ditunjukan untuk membantu masyarakat," pungkas dia. [azz]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini