Penyerapan tenaga kerja diklaim meningkat

Reporter : Pandasurya Wijaya | Rabu, 25 Juli 2012 12:43
Penyerapan tenaga kerja diklaim meningkat
Pekerja Gedung. ©2012 Merdeka.com/dok

Merdeka.com - Terjaganya stabilitas perekonomian nasional dengan dukungan realisasi investasi yang cukup baik, diklaim sejalan dengan peningkatan tenaga kerja di dalam negeri. Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Chatib Basri mengatakan, realisasi investasi sebesar Rp 76,9 triliun pada kuartal II tahun ini diikuti meningkatnya jumlah tenaga kerja yang terserap di dalam negeri.

"Total pada triwulan II ini jumlah tenaga kerja yang diserap sebanyak 351.513 tenaga kerja. Dari periode yang sama tahun lalu mengalami pertumbuhan 56 persen," kata Chatib di gedung BKPM, Jakarta, Rabu (25/7).

Untuk penanaman modal dalam negeri (PMDN), jumlah tenaga kerja yang terserap sebanyak 141.625 atau tumbuh 55 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara di penanaman modal asing (PMA), tenaga kerja yang terserap juga mengalami pertumbuhan 56 persen yaitu sebanyak 209.888.

"Tenaga kerja ini semuanya warga negara Indonesia. Kalau tenaga kerja asing tidak masuk dalam statistik kita," papar Chatib.

Dengan data tersebut, PMDN dan PMA diklaim menjadi efek pengganda (multiplier effect) terhadap penyerapan tenaga kerja secara tidak langsung sebesar 4 kali.

"Ini menunjukkan bahwa investasi merupakan instrumen yang kuat untuk penyerapan tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi," tegasnya.

[oer]

Rekomendasi Pilihan

KUMPULAN BERITA
# BKPM# Tenaga Kerja

Komentar Anda



BE SMART, READ MORE