Penyerapan Anggaran Rendah, KemenPAN-RB Butuh Ahli Belanja yang Baik

Kamis, 31 Januari 2019 15:07 Reporter : Merdeka
Penyerapan Anggaran Rendah, KemenPAN-RB Butuh Ahli Belanja yang Baik Menteri PANRB Syafruddin. ©Liputan6.com/Maulandy Rizky Bayu Kencana

Merdeka.com - Kementerian Keuangan mencatat bahwa penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) hanya mencapai 85 persen.

Menteri PAN-RB, Syafruddin mengatakan bahwa kecilnya penyerapan anggaran itu merupakan sebuah bentuk efisiensi anggaran yang dilakukan pihaknya.

"Dengan penerimaan yang baik, kami bisa mendukung belanja di Kementerian/Lembaga dan pemerintah daerah dalam rangka memperbaiki kesejahteraan rakyat," ungkapnya di Gedung Kementerian PAN-RB, Jakarta, Kamis (31/1).

Menurutnya, tiap Kementerian/Lembaga terus memperbaiki eksekusi program dari masing-masing institusi. Kendati begitu, dia turut menyoroti pemakaian APBN 2018 oleh Kementerian PAN-RB yang di bawah rata-rata nasional.

"Tahun lalu Kementerian PAN-RB hanya belanja 85 persen dari anggaran yang kita sediakan. Itu lebih kecil rata-rata nasional yang mencapai 94 persen, jadi masih perlu ahli belanja yang baik," sindir dia.

Meski demikian, dia coba berpikir positif bahwa Kementerian PAN-RB sengaja melakukan itu demi efisiensi dan transformasi, sehingga tidak perlu membelanjakan anggaran untuk hal yang tidak penting. "Jadi saya tidak akan mengatakan 85 persen itu jelek, tapi dia saya harap menunjukkan suatu semangat efisiensi dan kinerja yang tinggi. Semoga tahun 2019 semangat itu tetap dijaga," harap dia.

Menyikapi tuntutan Sri Mulyani, Syafruddin mengatakan tindak itu memang sengaja dilakukan pihaknya sebagai bentuk efisiensi. "Enggak masalah, itu efisien. Penyerapan anggaran diperbaiki, tapi efisien juga menjadi keharusan," tegasnya.

Namun, Kementerian PAN-RB belum bisa menyebutkan detail nominal APBN 2018 yang terpakai. "Kita selama ini sangat efektif, jadi enggak perlu terlalu hamburkan anggaran, justru kurangi anggaran," pungkas dia.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com [idr]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini