Penyelenggara Merugi Akibat Kebijakan Arab Saudi Hentikan Pelayanan Umrah

Kamis, 27 Februari 2020 13:11 Reporter : Idris Rusadi Putra
Penyelenggara Merugi Akibat Kebijakan Arab Saudi Hentikan Pelayanan Umrah Umrah. Istimewa ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Perusahaan Penyelenggara Ibadah Umrah (PPIU) di Kota Palembang, Sumatera Selatan terkejut dengan adanya kebijakan Pemerintah Arab Saudi yang menghentikan sementara pelayanan umrah dari luar negaranya sebagai tindakan antisipasi penyebaran virus COVID-19.

"Kebijakan tersebut sangat mengejutkan dan menimbulkan kerugian besar karena dapat mengganggu pemberangkatan jemaah yang telah dijadwalkan pada Maret 2020 dan beberapa bulan ke depan," kata Pimpinan Travel Umrah/PPIU Zamzam Indah Abadi Palembang, Irwansyah dikutip Antara Palembang, Kamis (27/2).

Kebijakan tersebut seharusnya tidak diputuskan Pemerintah Arab Saudi secara tiba-tiba, sehingga bisa dilakukan persiapan penundaan atau penjadwalan ulang keberangkatan jemaah umrah.

Sementara bagi jemaah umrah dari travelnya dan perusahaan penyelenggara ibadah umrah lainnya yang sekarang ini sudah terlanjur berangkat atau dalam perjalanan ke Arab Saudi diharapkan bisa diterima masuk dengan pengawasan kesehatan secara ketat sehingga bisa melakukan seluruh rangkaian ibadah di Kota Madinah dan Mekkah.

Penundaan keberangkatan dan penjadwalan ulang menimbulkan konsekuensi penambahan harga tiket bagi travel umrah yang telah memesan tiket penerbangan mulai dari kota asal jemaah hingga ke Jeddah atau Madinah, Arab Saudi.

"Selain itu juga harus menambah biaya operasional atas pembatalan penyewaan kamar hotel, bus, penyedia makanan (jasa katering), dan petugas pendamping jemaah selama berada di Kota Madinah dan Mekkah," kata Irwansyah.

1 dari 1 halaman

Tangguhkan Visa Turis

turis rev1

Berdasarkan informasi dari berbagai sumber, kebijakan itu diambil Kementerian Luar Negeri Arab Saudi atas rekomendasi Kementerian Kesehatan sebagai langkah pencegahan virus COVID-19 yang sifatnya sementara.

Selain menghentikan kedatangan jemaah umrah dari semua negara, Arab Saudi juga menangguhkan kedatangan orang-orang dengan visa turis dari negara-negara dengan risiko penyebaran virus corona seperti China, Iran, Italia, Korea Selatan, Jepang, Thailand, Malaysia, dan juga Indonesia.

Kemudian Pakistan, Afghanistan, Irak, Filipina, Singapura, India, Lebanon, Suriah, Yaman, Azerbaijan, Kazakhstan, Uzbekistan, Somalia, dan Vietnam atau negara lain yang menunjukkan banyaknya kasus COVID-19.

"Kami berharap kebijakan Pemerintah Arab Saudi menyetop sementara kedatangan semua jemaah umrah sebagai langkah pencegahan virus COVID-19 itu tidak berkepanjangan sehingga pemberangkatan jemaah dari Palembang dan Indonesia secara umum bisa dijadwalkan kembali dalam waktu dekat," demikian Irwansyah. [idr]

Baca juga:
Arab Saudi Hentikan Sementara Umrah, Biro Perjalanan di Solo Resah
Lion Air Masih Operasikan Penerbangan Umrah ke Arab Saudi
Penghentian Sementara Jemaah Umrah di Arab Saudi Kejutkan Pemilik Travel
Presiden Jokowi Hormati Keputusan Arab Saudi Hentikan Penerimaan Jemaah Umrah
Saudi Hentikan Sementara Penerimaan Jemaah Umrah, Ini Kata Kemenag
Antisipasi Corona, Arab Saudi Hentikan Sementara Penerimaan Jemaah Umrah

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini