Penjelasan Pemerintah Pelatihan Kartu Prakerja Lebih Baik Dibanding di Media Sosial

Selasa, 28 April 2020 16:18 Reporter : Anisyah Al Faqir
Penjelasan Pemerintah Pelatihan Kartu Prakerja Lebih Baik Dibanding di Media Sosial Ilustrasi menggunakan komputer. Shutterstock/Andrey_Popov

Merdeka.com - Asisten Deputi Ketenagakerjaan Kemenko Perekonomian, Yulius, mengatakan program pelatihan Kartu Prakerja berbeda dengan jenis pelatihan yang ada di media sosial. Dalam program ini paket pelatihan sudah melewati tahap penilaian dan evaluasi dari lembaga penyelenggara pelatihan.

"Pelatihan yang ada di program kartu prakerja itu sudah dinilai dan evaluasi oleh lembaga pelatihan yang bersangkutan," kata Yulius dalam Webinar Kemenko Bidang Perekonomian bertajuk 'Makin Inklusif dengan Kartu Prakerja' di akun YouTube Dewan Nasional Keuangan Inklusif, Jakarta, Selasa (28/4).

Selain itu, pelatihan yang ada di program Kartu Prakerja disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan industri. Pelatihan pada program ini pun dibuat dengan berbagai tingkatan. Mulai dari jenis pelatihan low skill sampai high skill.

"Karena masyarakat juga kan menyebar, ada yang ingin belajar komputer sains, ada juga yang ingin belajar bahasa coding," kata dia.

Sehingga masyarakat bisa memilih sendiri jenis pelatihan yang diinginkan sesuai dengan kebutuhannya. Terpenting kata Yulius, berbagai jenis pelatihan ini sudah diteliti dan dipilih secara bersama dengan tim PMO Kartu Prakerja.

Baca Selanjutnya: Pelatihan di Media Sosial Tak...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini