Penjelasan BRI Terkait Cek Saldo dan Tarik Tunai di ATM Link Kena Biaya

Jumat, 21 Mei 2021 14:20 Reporter : Anggun P. Situmorang
Penjelasan BRI Terkait Cek Saldo dan Tarik Tunai di ATM Link Kena Biaya ATM . Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Masyarakat pengguna layanan Bank BUMN dihebohkan dengan kebijakan ATM Link yang akan memberlakukan penarikan biaya untuk cek saldo, tarik tunai dan transfer. Masing-masing transaksi ini akan dikenai Rp2.500, lalu Rp5.000 serta Rp4.000.

Corporate Secretary BRI, Aestika Oryza Gunarto mengatakan, pemberlakuan tarif ini dalam rangka mendukung kenyamanan nasabah bertransaksi. Maka setiap transaksi cek saldo dan tarik tunai Kartu BRI di ATM Bank Himbara (BNI, Mandiri dan BTN) atau ATM dengan tampilan ATM Link dikenakan biaya.

"Perubahan biaya tersebut merupakan kesepakatan bank milik negara (Himbara) dan diberlakukan pada transaksi Cek Saldo menjadi Rp2.500 dan tarik tunai menjadi Rp5.000. Perubahan tersebut terhitung mulai 1 Juni 2021 dan berlaku sampai dengan adanya perubahan di kemudian hari," katanya, Jakarta, Jumat (21/5).

Selain bertransaksi di ATM Himbara (BNI, Mandiri, BTN) atau ATM Link, nasabah BRI juga tetap dapat dapat bertransaksi melalui 16.558 mesin ATM BRI dan 5.707 mesin CRM BRI yang tersebar di seluruh Indonesia.

"Bertransaksi melalui 16.558 mesin ATM BRI dan 5.707 mesin CRM BRI yang tersebar di seluruh Indonesia tanpa ada perubahan biaya," kata Oryza.

Selain itu, untuk transaksi yang lebih mudah dan aman, BRI mengimbau nasabah untuk dapat bertransaksi secara cashless dan melakukan berbagai macam transaksi perbankan secara digital. Transaksi cashless juga tidak dikenai biaya.

"Selain dapat menggunakan Internet Banking BRI, salah satu layanan digital banking BRI yang dapat digunakan adalah aplikasi BRImo," tandas Oryza.

Baca Selanjutnya: Siap-Siap Cek Saldo di ATM...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini