Penjelasan BI soal penyebab kartu GPN belum bisa digunakan di luar negeri

Kamis, 12 Juli 2018 15:04 Reporter : Yayu Agustini Rahayu
Ilustrasi ATM dan kartu Kredit. Ilustrasi shutterstock.com

Merdeka.com - Sejak Desember 2017, Bank Indonesia (BI) telah meluncurkan National Payment Gateway (NPG) atau Gerbang Pembayaran Nasional (GPN). Lalu apakah kartu berlogo GPN bisa digunakan untuk melakukan transaksi di luar negeri?

Kepala Departemen Elektronifikasi dan GPN BI, Pungky P Wibowo, menyatakan bahwa untuk saat ini kartu debet berlogo GPN belum bisa digunakan untuk melakukan transaksi di luar negeri. Sebab, jumlah transaksi kartu debet di luar negeri masih kecil. Masyarakat yang bepergian ke luar negeri cenderung memilih menggunakan kartu kredit dalam bertransaksi.

"Mungkin kurang dari 5 persen masyarakat yang bertransaksi di luar negeri, hanya orang-orang tertentu. Belum akan dilakukan (GPN bisa digunakan di luar negeri)," kata Pungky dalam sebuah acara diskusi di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (12/7).

Dia menjelaskan, latar belakang adanya GPN karena tingginya transaksi kartu debet di dalam negeri. Untuk mewujudkan interkoneksi dan interoperabilitas sistem pembayaran nasional maka BI berinisiatif membuat GPN di mana hal tersebut merupakan cita-cita sejak puluhan tahun lalu.

Hingga Mei 2018, tercatat setidaknya sudah 497.000 kartu debet berlogo GPN yang sudah terdistribusi. Sedangkan jumlah kartu yang sudah dicetak logo GPN sudah ada sekitar 937.000 keping.

"Makin lama makin banyak. Mulai 31 Maret 2018, seluruh bank mulai menerbitkan kartu berlogo nasional. Di bulan itu kartu tercetak 491.000, dan terdistribusi 252.000," kata Pungky.

Pungky mengungkapkan BI menargetkan sebanyak 13,3 juta keping kartu berlogo GPN sudah terdistribusi pada akhir tahun. Dia mengaku optimistis target tersebut dapat tercapai bahkan terlampaui mengingat antusias masyarakat sudah cukup tinggi.

Selian itu, BI juga tetap giat mensosialisasikan keuntungan atau kelebihan kartu berlogo GPN tersebut dengan harapan semakin banyak masyarakat mengganti kartu debetnya. "Untuk melakukan akselerasi dalam distribusi kartu berlogo nasional, BI memfokuskan kampanye nasional GPN. Kita beri tahu manfaat kartu berlogo nasional ini apa," ujarnya.

Adapun beberapa kelebihan kartu berlogo GPN adalah biaya transaksi menjadi lebih murah, serta keamanan transaksi perbankan lebih terjamin dan anti skimming. "Beberapa waktu terakhir heboh berita tentang skimming, pembobolan rekening. Ini bisa dicegah dengan sistem pembayaran yang baru ini."

[bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini