Pengusaha UMKM, ini Ciri-Ciri Kemitraan Sehat Modal untuk Usaha Naik Kelas

Selasa, 14 September 2021 15:59 Reporter : Merdeka
Pengusaha UMKM, ini Ciri-Ciri Kemitraan Sehat Modal untuk Usaha Naik Kelas Pengrajin anyaman Rotan Sepi Pemesanan. ©2020 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), Kodrat Wibowo mengatakan, kemitraan menjadi salah satu kunci mendorong dan mendukung Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk naik kelas di masa pandemi covid-19. Menurutnya, UMKM merupakan penyelamat bangsa yang perlu dijaga.

"Kemitraan akan lebih memudahkan setiap pelaku usaha untuk merencanakan pengembangan usahanya lebih tinggi lagi," kata Kodrat dalam Webinar Nasional Umkm Naik Kelas Melalui Pengawasan Kemitraan, Selasa (14/9).

Dia menjelaskan, kemitraan yang sehat didefinisikan sebagai bentuk kemitraan yang dijalankan prinsip-prinsip saling memerlukan, saling menguntungkan, saling mempercayai, saling memperkuat.

"Prinsip-prinsip itulah yang senantiasa kita bersama untuk diterapkan usaha dalam pelaksanaan kemitraan nya," ujarnya.

Tentunya dari pengalaman yang ada serta pelaporan dan penanganan perkara di KPPU, hubungan kemitraan usaha yang ada sekarang, UMKM seringkali berada pada posisi tawar yang lemah.

Dalam posisi inilah kemudian pemerintah menerapkan 1 tugas tambahan bagi KPPU sebagai pengawas kemitraan yang secara inisiasi sudah ada di dalam undang-undang 20 tahun 2008 tentang UMKM dan undang-undang 11 tahun 2020 tentang cipta kerja.

Kemudian disusul oleh PP 7 tahun 2021, di mana KPPU sebagai pengawas kemitraan, pelaksanaannya tentu tidak dapat lepas dari upaya-upaya kolaborasi yang ada daripada stakeholder perekonomian nasional dan daerah.

2 dari 2 halaman

UMKM Penyelamat Bangsa

bangsa

Menurutnya, dilihat dari sejarahnya, UMKM merupakan penyelamat bangsa. Misalnya dalam krisis tahun 1998 dan tahun 2008. Meski jumlah pelaku UMKM di Indonesia semakin banyak, kata Kodrat tahun 2020 saja tercatat hampir 65 juta UMKM.

Namun berdasarkan hasil survei Bank Indonesia di tahun 2021 menyatakan bahwa sebanyak 87,5 persen UMKM di Indonesia yang jumlahnya hampir 65 juta itu terdampak pandemi covid 19. Bahkan dari jumlah yang dapat tersebut 93 persen nya mengalami penjualan yang negatif.

"Untuk menyelamatkan kekuatan bangsa ini tentunya harus ada upaya kolaborasi yang baik antar pihak saling bahu-membahu saling melindungi saling membantu saling memberdayakan UMKM agar mampu bangkit kembali menggerakkan roda ekonomi Indonesia yang sedang dalam masa sulit," pungkasnya.

Reporter: Tira Santia

Sumber: Liputan6

[bim]

Baca juga:
Sambut PON XX, Smesco Gelar Pameran Produk UMKM Papua
Wamenkeu: Holding Ultra Mikro Bantu Pemulihan Ekonomi
UMKM Pegang Peranan Penting Pulihkan Ekonomi Indonesia
Kemenkeu: UMKM Memegang Peranan Penting dalam Pemulihan Ekonomi
Erick Thohir Harap Lebih Banyak Nasabah Mekaar Naik Kelas
Holding Ultra Mikro Diminta Beri Bunga Lebih Rendah ke UMKM
Berkolaborasi, Modalku Berikan Akses Pembiayaan ke Jutaan Pengguna BukuWarung

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini