Pengusaha Sentil Pemerintah: Sektor Produksi Dibantu Tapi Perdagangan Ditutup

Sabtu, 31 Juli 2021 13:50 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Pengusaha Sentil Pemerintah: Sektor Produksi Dibantu Tapi Perdagangan Ditutup Pasar Cipulir sepi akibat PPKM darurat. ©Liputan6.com/Johan Tallo

Merdeka.com - Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy N Mande mengatakan, pemerintah belum optimal menyelesaikan masalah ekonomi saat pandemi. Menurutnya, pemerintah memang sudah membantu lewat anggaran, tetapi perdagangannya tetap ditutup lewat PPKM.

"UMKM dibantu pemerintah, sektor prioritas UMKM juga meningkat di dalam alokasi dana PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional) yang Rp 744 triliun minggu ini, tetapi perdagangannya bagaimana," ujarnya dalam diskusi Ekonomi Politik Pandemi, Sabtu (30/7).

Menurutnya percuma pemerintah membantu ongkos produksi, tapi perdagangannya ditutup. Sebab, UMKM tak mampu menjual dagangannya.Terlebih, sudah banyak pasar swalayan yang ditutup di masa PPKM.

"Dibantu produksinya, tapi perdagangannya ditutup. Malnya ditutup, pasar swalayannya ditutup, ada beberapa bupati menutup total pasar swalayan, ini kan yang menjadi problem," ujarnya.

Roy menilai, observasi pemerintah terkait sektor usaha belum maksimal. Bahkan, dia menilai belum berjalan sama sekali. "Artinya observasi yang mendalam atau mengajak sektor pelaku usaha rill atau hilir itu seringkali tidak maksimal atau belum berjalan sama sekali," pungkasnya.

Baca Selanjutnya: E-Commerce Jadi Solusi Bagi Pelaku...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini