Pengusaha Nilai Kehadiran Tol Trans Sumatera Sehatkan Iklim Persaingan

Rabu, 25 November 2020 15:59 Reporter : Sulaeman
Pengusaha Nilai Kehadiran Tol Trans Sumatera Sehatkan Iklim Persaingan Tol Trans Sumatera. Istimewa ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Ketua Bidang Angkutan Orang Organisasi Angkutan Darat (Organda), Kurnia Lesani Adnan, menyambut baik kehadiran Tol Trans Sumatera. Sebab, tol pertama di pulau Sumatera itu diyakini membuat bisnis angkutan umum darat berdaya saing.

"Jadi, kebetulan saya itu salah satu operator angkutan umum darat di pulau Sumatera. Tol ini menjadikan bisnis angkutan darat lebih siap bersaing atau apple to apple lah ketimbang dahulu kala," ujar dia dalam webinar Jalan Tol Trans Sumatera Membawa Peradaban dan Perilaku Baru, Rabu (25/11).

Kurnia menceritakan, sebelum adanya Tol Trans Sumatera, bisnis angkutan darat di kawasan itu hanya didominasi oleh pelaku usaha tertentu. Khususnya, mereka yang dianggap mempunyai modal kuat.

"Karena butuh biaya mahal untuk ongkos beroperasi melewati jalur yang panjang. Medannya juga kan tidak gampang," jelas dia.

Akan tetapi, dengan hadirnya Tol Trans Sumatera yang menawarkan keseragaman prasarana dan sarana serta jarak tempuh yang lebih singkat diyakini akan menciptakan iklim persaingan usaha yang lebih sehat. "Karena tol ini membawa perubahan dan pergeseran konsep bisnis operator lebih adil, sehingga operator harus mengikuti perubahan," imbuh dia.

Oleh karena itu, pihaknya optimis tol pertama di pulau Sumatera itu akan menjadikan bisnis transportasi darat menjadi lebih berkembang. Mengingat setiap pelaku usaha di sektor transportasi darat mempunyai kesempatan sama dalam menjalankan bisnisnya.

"Jadi, kita sangat antusias dan menyambut gembira. Ke depan ini kita semua (pelaku usaha transportasi) akan ramai sepertinya," tandas Kurnia.

Baca Selanjutnya: Pembangunan Proyek Tol Trans Sumatera...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini