Pengusaha: Larangan Penggunaan Kantong Plastik Buat Rugi Toko Ritel Modern

Rabu, 21 November 2018 15:47 Reporter : Merdeka
Pengusaha: Larangan Penggunaan Kantong Plastik Buat Rugi Toko Ritel Modern Kantong plastik minimarket. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Pengusaha ritel mengaku keberatan dengan larangan penggunaan kantong plastik, sebab berpotensi merugikan toko ritel modern. Sebab, larangan semacam ini akan membuat masyarakat enggan berbelanja di ritel modern tersebut.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Apindo), Roy Mandey mengatakan, hingga saat ini, pihaknya memang belum menghitung potensi kerugian dari aturan ini. Namun, dampaknya bukan hanya bagi industri ritel, tetapi sektor lain yang terkait, seperti industri plastik.

"Potensi kerugiannya kami kalkulasi, karena kan baru tahun ini itu (aturan) berjalan. ‎Tapi yang terkena dampak memang industri ritel dan plastik," ujar dia di kawasan Kuningan, Jakarta, Rabu (21/11).

Bagi industri ritel, jika larangan ini diterapkan tanpa adanya edukasi terhadap masyarakat terlebih dulu, maka akan membuat masyarakat bingung dan enggan berbelanja di toko ritel modern.

"Kalau edukasinya rendah, maka di situ akan menimbulkan kekacauan. Orang yang sudah ambil barang, mau bayar, kemudian membatalkan transaksi dan sebagainya," kata dia.

Menurut Roy, saat ini sejumlah kota telah dan akan menerapkan larangan penggunaan kantong plastik di toko ritel modern. Jika aturan ini meluas ke daerah lain, maka dampak kerugian yang dialami pengusaha ritel akan semakin besar.

‎"Ini di Banjarmasin, Balikpapan, Bandung, Jakarta, Bogor. Harusnya pemerintah yang memahami kebutuhan kami. Jangan mengganggu sektor usaha. Ini keberatan kami," tandas dia.

‎Reporter: Septian Deny

Sumber: Liputan6.com [idr]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini