Pengerjaaan Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Terganggu akibat Virus Corona

Jumat, 21 Februari 2020 13:32 Reporter : Sulaeman
Pengerjaaan Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Terganggu akibat Virus Corona Proyek kereta cepat Jakarta-Bandung. ©2019 Merdeka.com/Iqbal Nugroho

Merdeka.com - Direktur Utama Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Chandra Dwiputra menyebut pengerjaan proyek kereta cepat Jakarta - Bandung terganggu akibat wabah virus Corona. Hal ini terkait kebijakan pemerintah Indonesia yang masih melarang untuk seluruh penerbangan dari dan ke China terhitung 4 februari 2020.

"Masalah corona jangan terlalu lama, jadi kita bisa datengin orang (pekerja)," tegas dia setelah rapat bersama para menteri di Gedung Kemaritiman dan Investasi, Jakarta, Jumat (21/2).

Dia mengatakan lebih dari 300 pekerja China yang terdiri dari berbagai level jabatan belum kembali ke indonesia., sehingga berdampak pada terganggunya proyek kereta cepat Jakarta-Bandung. "Semua level dari project direktur, project manager, set manager, engineer, sampai kosultan juga ada," keluh dia.

Kendala lainnya ialah, sulitnya mendatangkan material asal China, seperti waterproofing dan waterstop. Karena banyak perusahaan yang berhenti beroperasi akibat Corona.

"Di sana produksi pabrik belum hidup itu kendala, itu material dari sana terbatas," ungkap dia.

Untuk itu, Chandra mendorong pihak kontraktor untuk tidak bergantung dengan tenaga kerja asal China dalam menyelesaikan mega proyek kereta cepat Jakarta-Bandung. "Saya sedang tekankan ke kontraktor, kalo mereka gak dateng bagaimana caranya?, bikin plan sesuai saat ini," tandasnya.

1 dari 1 halaman

Terpaksa Diliburkan

Chandra menjelaskan, sesuai dengan aturan yang ditetapkan pemerintah China, dilarang kembali ke Indonesia sampai 9 Februari mendatang. Dia pun enggan mengambil resiko, sehingga 300 karyawannya terpaksa diliburkan.

"Saya enggak mau bawa penyakit kalau dibawa kesini," kata Chandra di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi, Jakarta, Jumat (30/1).

Dari 12.000 pegawai KCIC, 2000 di antaranya merupakan tenaga kerja asal China. Akibat kasus virus corona ini, dia terpaksa harus mengganti dengan tenaga kerja lokal.

"Memang ada pengaruh tapi kita coba penuhi dari terjaga kerja lokal," imbuhnya.

Dia melanjutkan, belum tahu sampai kapan libur karyawan dilakukan. Sebab hingga kini masih belum ada kejelasan tentang dari pemerintah China tentang status virus Corona. [azz]

Baca juga:
Kereta Cepat Italia Tergelincir, 2 Orang Tewas
Kereta Cepat Jakarta-Bandung Beroperasi 2021, KCIC Buka 2.400 Lowongan Kerja
Sosialisasi Pencegahan Virus Corona di Stasiun Sudirman
KCIC Minta Bantuan Luhut Soal Pembebasan Lahan Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Menkes Kirim Tim Periksa Pekerja Kereta Cepat yang Diduga Terkena Virus Corona

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini