Pengamat soal cadangan beras minus: Belum pernah terjadi kecuali saat krisis

Selasa, 27 Maret 2018 16:41 Reporter : Wilfridus Setu Embu
Bayu Krisnamurthi. Fikri Faqih©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Pengamat Pertanian, Bayu Krisnamurthi, menyatakan minusnya cadangan beras pemerintah (CBP) belum pernah terjadi selama ini. Di mana, Bulog menyatakan CBP saat ini minus 27.888 ton.

"Setahu saya belum pernah, kecuali kita pernah mengalami situasi seperti ini pada saat krisis. Minus artinya Bulog sudah disuruh operasi pasar, tapi belum diganti," ungkapnya di Hotel Pullman, Jakarta, Selasa (27/3).

Dia melanjutkan, sebagai penjaga stabilitas harga pangan dan pemegang cadangan besar nasional, persoalan minusnya CBP yang dimiliki Bulog merupakan persoalan serius. Sebab, pemerintah tidak akan mempunyai beras cadangan jika suatu saat terjadi suatu hal tak diinginkan semisal bencana dan beras dibutuhkan untuk bantuan.

"Cadangan yang minus itu jelek sekali. Itu harus dijadikan prioritas untuk diselesaikan," kata dia.

Oleh karena itu, mantan wakil menteri pertanian ini mendorong upaya peningkatan cadangan beras pemerintah juga cadangan beras Bulog. "Stok Bulog yang pakai uangnya Bulog itu cuma 670.000 ton. Itu sangat kecil. Yang bisa memposisikan Bulog sebagai big player adalah kalau punya 1,5 juta sampai 2 juta ton, di sisi stok Bulog sendiri. Nanti di stok CBP, kalau punya 350.000 ton sampai 500.000 ton udah lumayan. Total punya 2 juta ton," tandasnya.

Sebagai informasi, CBP merupakan beras milik pemerintah dalam jumlah tertentu yang sumber dananya berasal dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) dan dikelola oleh Bulog.

[bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini