Penerapan Sertifikat Tanah Elektronik Masih Tahap Uji Coba

Senin, 22 Maret 2021 14:30 Reporter : Merdeka
Penerapan Sertifikat Tanah Elektronik Masih Tahap Uji Coba Sofyan Djalil. ©2015 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Sofyan Djalil menegaskan bahwa pihaknya tidak akan menerapkan sertifikat tanah elektronik untuk masyarakat dalam waktu dekat ini.

Pernyataan itu dikeluarkannya untuk menanggapi kecemasan pelaku usaha dan masyarakat yang harus menggantikan sertifikat tanah kertas miliknya ke versi digital.

"Sebenarnya kami tidak akan menerapkan sertifikat elektronik hari ini, tidak. Kita cuma ingin menguji coba," kata Sofyan Djalil dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR RI, Senin (22/3).

Kendati begitu, Kementerian ATR/BPN tetap terus mematangkan pengadaan sertifikat tanah elektronik. Itu diimplementasikan untuk layanan pengecekan status tanah yang seluruhnya kini bisa dilakukan secara virtual.

"Sekarang 100 persen orang yang mau minjam kredit (lewat gadai sertifikat tanah) enggak perlu datang ke kantor BPN. 40 persen antrian kita hilang," ujar Sofyan.

Dia tak memungkiri bahwa seluruh layanan yang berada di bawah kendali Kementerian ATR/BPN ke depannya harus dijalankan secara digital, termasuk lewat pengadaan sertifikat tanah elektronik.

Baca Selanjutnya: Perlu Aturan Resmi...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini