KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Pendaftaran jaminan fidusia menuai keluhan

Senin, 22 April 2013 15:28 Reporter : Novita Intan Sari
Kredit motor. ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) mengakui, selama ini lembaga pembiayaan atau leasing kerap mengeluhkan proses pendaftaran jaminan fidusia yang tergolong berbelit.

"Pendaftaran manual yang selama ini dilakukan dinilai terlalu lama sehingga dikeluhkan banyak perusahaan pembiayaan," ujar Ketua APPI Wiwie Kurnia di Hotel JW Marriot, Jakarta, Senin (22/4).

Sejauh ini, penerapan UU Jaminan Fidusia jauh dari apa yang tertuang di dalamnya. "Pendaftaran yang seharusnya dilakukan di seluruh kantor cabang banyak mengalami hambatan," ungkapnya.

Dia mencontohkan, kantor DKI Jakarta membatasi pendaftaran per notaris maksimal 40-60 berkas per hari. Kantor cabang Jawa Timur hanya menerima 400 berkas per hari.

Untuk mendapatkan sertifikat fidusia notaris harus menunggu 2-4 pekan. Biaya pendaftaran pun tidak sesuai dengan yang tertera di dalam aturan.

Dengan demikian, dihadirkannya fidusia online diharapkan dapat mengurangi beban biaya tersebut. "Artinya perusahaan pembiayaan hanya membayar notaris dan biaya sertifikasi saja," katanya.

Dia meyakini, pendaftaran online untuk jaminan fidusia bakal memperpendek jangka waktu yang dibutuhkan perusahaan pembiayaan untuk memperoleh sertifikat jaminan fidusia. "Pendaftaran secara online ini juga diharapkan dapat memperkecil biaya pendaftaran," jelasnya. [noe]

Topik berita Terkait:
  1. OJK
  2. Jaminan Fidusia

Rekomendasi Pilihan

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.