Pemudik Mobil Lebaran 2019 Diminta Tak Melawan Arus yang Akibatkan Kemacetan Mengunci

Senin, 27 Mei 2019 10:29 Reporter : Dwi Aditya Putra
Pemudik Mobil Lebaran 2019 Diminta Tak Melawan Arus yang Akibatkan Kemacetan Mengunci Kemacetan Tol Cipularang Lebaran 2019. ©2016 Merdeka.com/ Bram Salam

Merdeka.com - Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Tulus Abadi, meminta kepada seluruh masyarakat yang ingin melakukan perjalanan mudik Lebaran 2019 agar tetap memperhatikan aspek keselamatan pada saat berkendara. Hal itu bertujuan agar meminimalisir terjadinya angka kecelakaan pada saat mudik Lebaran.

Tulus juga meminta agar seluruh pengendara sadar dan dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas (lalin) yang ada. Pelanggaran rambu-rambu lalin adalah pemicu awal terjadinya kecelakaan, dengan korban fatal.

"Jangan melawan arus atau merebut lajur orang lain, selain membahayakan, juga akan mengakibatkan kemacetan yang mengunci (gridlock)," imbuh dia melalui keterangan resminya, Senin (27/5).

Tulus mengatakan, bagi masyarakat yang hendak melakukan perjalanan mudik dengan menggunakan sepeda motor, ada baiknya melakukan pengecekan ulang. Pastikan kondisi motor dalam keadaan baik, mengingat perjalanan yang ditempuh pada saat mudik tidaklah sebentar.

"Yakinkan bahwa kendaraan bermotor Anda sudah dinyatakan laik jalan, khususnya untuk perjalanan jarak jauh. Apalagi untuk kendaraan yang sudah usia lanjut," kata Tulus.

Di samping itu, bagi kendaraan roda empat atau mobil pastikan muatan kendaraan jangan melebihi kapasitas, baik jumlah penumpang dan atau barang dan bagasi. Sebab, muatan yang berlebih akan membahayakan keselamatan berkendara.

Kemudian bagi pengendara mobil yang melintasi jalan tol, pastikan bahwa saldo e-toll mencukupi. Sebab, saat ini e-toll sendiri wajib hukumnya dalam perjalanan. "Jangan sampai kelabakan di jalan tol, karena saldo e-toll kurang," imbuhnya.

Terakhir, dia berpesan kepada para pengendara Lebaran 2019 agar tidak memaksakan diri dengan memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi, hanya karena ingin cepat sampai tujuan. Sebab, menurutnya lebih baik terlambat atau tidak berangkat, daripada berangkat tapi tidak sampai tujuan. [bim]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini