Pemprov DKI masih koordinasi dengan OJK dan BEI soal saham Delta Djakarta

Jumat, 22 Juni 2018 12:45 Reporter : Dwi Aditya Putra
Pemprov DKI masih koordinasi dengan OJK dan BEI soal saham Delta Djakarta Delta Djakarta. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mantap melepas 26,25 persen sahamnya di perusahaan minuman alkohol PT Delta Djakarta. Keputusan itu disampaikan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Anis Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno mengungkapkan, sejauh ini pihaknya masih melakukan langkah koordinasi terkait pelepasan saham Delta Djakarta dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI).

"Bahwa kita berproses dan kita akan koordinasi dengan OJK, BEI dan seluruh pemangku kepentingan agar proses ini berlangsung transparan dan Alhamdulillah juga kinerja Delta semakin membaik," ujarnya usai melakukan halal bihalal di Komplek Bank Indonesia, Jakarta, Jumat (22/7).

Dengan melepaskan saham tersebut diyakini akan menambah pendapatan khususnya bagi Pemprov DKI. "Dan kita harapkan profit yang akan diterima DKI bisa diatas target kita gunakan untuk sosial spending untuk meningkatkan pembangunan, mengurangi kemiskinan, dan membuka lapangan kerja," imbuhnya.

Sebelumnya, Gubernur Anis Baswedan mengatakan pelepasan saham di PT Delta, akan menghasilkan deviden yang cukup besar dan akan dialokasikan untuk membuka lapangan pekerjaan, meningkatkan kualitas dan akses pendidikan, pelayanan kesehatan dan lain sebagainya.

Kita akan memanfaatkan dana yang nanti didapat dari penjualan saham ini untuk pembangunan, karena rata-rata deviden yang didapatkan Pemprov itu sekitar Rp 38 miliar per tahun rata-ratanya, kita yakin bahwa penjualan 26,25 persen ini menghasilkan tambahan pemasukan lebih dari Rp 1 Triliun, paparnya.

Untuk melepas saham di sana, Anies mengakui terlebih dahulu harus melalui proses di DPRD DKI. Meski demikian, dia optimis rencana penjualan akan mendapat dukungan para anggota Dewan.

"Kita berharap bahwa proses pelepasan ini akan berjalan dengan lancar, sekarang dalam proses penentuan untuk kepentingan konsultan yah untuk konsultan bagi penjualannya dan mudah-mudahan dalam waktu singkat ini bisa tuntas," jelas Gubernur Anis. [azz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini