Pemindahan Ibu Kota Masuk RPJMN 2020-2024

Kamis, 9 Mei 2019 14:20 Reporter : Merdeka
Pemindahan Ibu Kota Masuk RPJMN 2020-2024 Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Bambang Brodjonegoro mengatakan rencana pemindahan ibu kota telah dimasukkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024. Dengan demikian, pembangunan ibu kota baru akan ditetapkan dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP).

"Yang pasti ibu kota baru ini sudah masuk RPJMN 2020-2045, pelaksanaannya kapan akan disesuaikan dengan RKP," terangnya di Jakarta, Kamis (9/5).

Dia melanjutkan, rencana pemindahan ibu kota dari DKI Jakarta telah direncanakan sejak lama oleh pemerintah. Adapun rencana pemindahan ibu kota ini baru bisa dilakukan dalam lima hingga sepuluh tahun ke depan.

"Nanti ketika sudah jelas kapan pelaksanaannya, akan kita lakukan penyesuaian untuk masuk RKP pada tahun bersangkutan tapi sudah masuk RPJMN 5 tahun kedepan,"ucapnya.

Menurutnya, wacana pemindahan ibu kota sangat penting untuk direalisasikan guna mengurangi beban kota Jakarta yang semakin bertumbuh. "Masalah ibu kota baru sudah bagian jangka panjang, tujuan utamanya ialah kurangi beban Jakarta dan menjadikan Jakarta sebagai kota bisnis keuangan dan ekonomi berskala regional Asia Tenggara dan internasiomal," terangnya.

Selain itu, implementasi pemindahan ibu kota merupakan upaya pemerintah memberi ruang daerah-daerah lain untuk lebih berkembang atau menjadi pusat pertumbuhan baru. Dengan demikian pertumbuhan ekonomi bisa lebih merata.

"Selain itu kan sudah belajar dari keberhasilan dan kegagalan ibu kota yang cukup banyak. Belajar kegagalan itu mencari upaya terbaik. Proses pemindahan ini menekan manfaat dan sosial," tandasnya.

Reporter: Bawono Yadika

Sumber: Liputan6.com [azz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini