Pemerintah Yakin Impor Bisa Stabilkan Harga Bawang Putih Saat Lebaran 2019

Jumat, 5 April 2019 15:46 Reporter : Liputan6.com
Pemerintah Yakin Impor Bisa Stabilkan Harga Bawang Putih Saat Lebaran 2019 bawang putih. merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan kebutuhan bawang putih jelang memasuki masa Ramadhan stabil. Hal ini ditunjang oleh andil dari importir yang mengeluarkan stok bawang putih ke pasar nasional sebelum melakukan realisasi impor.

"Insya Allah harga untuk bawang putih tidak masalah. Ini stok dari importir yang dapat impor. Jadi ada beberapa importir yang masih punya stok," ucap Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian Mohammad Ismail Wahab, Jumat (5/4).

Ada enam importir yang kini memasok bawang putih sebanyak 90.000 ton untuk kebutuhan pasar dalam negeri selama April 2019. Jumlah itu dinilainya mampu memenuhi kebutuhan konsumsi bawang putih secara nasional yang sekitar 40.000 ton dalam satu bulan.

Menurut perkiraannya, harga bawang putih sebelum Ramadhan ini bisa turun hingga kisaran Rp 26.000 per kg. "Sekarang kan sudah turun harganya, sudah Rp 26.000 sampai Rp 28.000 dari harga Rp 28.000 sampai Rp 29.000 di tingkat pedagang grosir," sambungnya.

Adapun pemerintah juga telah mengeluarkan kebijakan impor bawang putih sebesar 100.000 ton guna menjaga stabilitas harga dan pasokan sebelum menyentuh bulan Ramadhan.

Namun begitu, Mohammad Ismail Wahab menambahkan, Kementerian Perdagangan saat ini belum menerbitkan perizinan impor bawang putih. Padahal, Kementan sudah mengirimkan Rekomendasi Impor Produk Hortikultura (RIPH) kepada Kementerian Perdagangan.

Bila RIPH telah rampung diproses, akan ada sekitar 15 importir yang siap menambah pasokan stok bawang putih di Tanah Air. "Total kita lagi proses verifikasi sekitar 20 importir. Kalau sudah selesai, maka bisa kita perkirakan ada sekitar 15 importir yang siap memenuhi pasokan," tandasnya.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6 [idr]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini