Pemerintah ungkap kesalahan Ford hingga harus tutup di Indonesia

Kamis, 18 Februari 2016 10:31 Reporter : Novita Intan Sari
Pemerintah ungkap kesalahan Ford hingga harus tutup di Indonesia Ford gulung tikar. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Dampak perlambatan ekonomi yang melanda negara-negara berkembang sepertinya mulai dirasakan oleh perusahaan multinasional di sejumlah sektor usaha. Terbaru, Ford Motor Company melalui anak usahanya, PT Ford Motor Indonesia menutup usahanya di Tanah Air.

Kasubdit Pencegahan Perselisihan Hubungan Industrial (PPHI) Ditjen Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Kementerian Ketenagakerjaan, Reyman Aruan menyebut wajar apabila perusahaan otomotif asal Amerika Serikat ini menutup usahanya di Indonesia. Sebab, produk Ford sendiri hanya diminati masyarakat kelas atas.

"Ternyata produk sebenarnya diminati tapi kenapa tutup? Karena begini, yang minati hanya di kelas tertentu. Sementara kelas kita adalah di kelas menengah, masih berorientasi ke mobil rakyat," ujarnya di Jakarta, Rabu (18/2) malam.

Reyman juga mengatakan, rata-rata masyarakat Indonesia lebih cenderung memilih produk transportasi yang terjangkau terutama sisi perbaikan.

"Pertimbangannya karena orang Indonesia cenderung pilih produk apabila di setiap daerah ada unit service. Kalau di daerah kita, Ford tidak banyak, orang mikirnya kalau rusak di Bali jadi bagaimana mau servicenya, agak takut belinya," jelas dia.

Belum lagi, Reyman menjelaskan perusahaan yang telah hadir di Indonesia sejak 1989 ini hanya memiliki karyawan sebanyak 35 orang saja. Padahal, perusahaan ini memiliki nama yang besar.

"Tidak banyak tapi karena Ford namanya besar kita kira luar biasanya banyak, padahal hanya 35 orang. Dan mereka (Ford) tidak buat pabrik di Indonesia karena biayanya besar, sehingga mobil mereka kan diimpor ya terus di sini kita jual," ungkapnya. [idr]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini