Pemerintah Targetkan RI Kuasai Pasar Produk Halal Dunia di 2024

Sabtu, 24 Oktober 2020 13:00 Reporter : Merdeka
Pemerintah Targetkan RI Kuasai Pasar Produk Halal Dunia di 2024 Wapres Maruf Amin. ©2019 Merdeka.com/Intan Umbari Prihatin

Merdeka.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin berambisi menjadikan Indonesia sebagai produsen produk halal terbesar dunia pada 2024. Cita-cita itu dicanangkan lantaran dirinya melihat Indonesia punya potensi untuk jadi produsen produk halal nomor wahid.

"Keinginannya memang 2024 itu sudah mencapai produsen halal terbesar di dunia. Kita yakin karena kita punya potensi. Dalam negeri pasti kita sudah besar, tinggal bagaimana menjadi produsen halal terbesar, sebagai global hub-nya," kata Ma'ruf Amin dalam sesi teleconference, Sabtu (24/10).

Guna mencapai tujuan tersebut, pemerintah berencana mempermudah pelayanan untuk mendapat sertifikasi halal. Dia berharap sertifikasi halal tersebut akan jadi layanan terpadu di setiap kawasan industri yang ada.

"Jadi mereka di situ memperoleh pelayanan, kemudahan yang lain, termasuk sertifikasi halal. Jadi proses halalnya ada di tempat," ujar Ma'ruf.

Senada, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dan Investasi Airlangga Hartarto mengungkapkan, penyaluran produk halal Indonesia ke pasar global akan didorong dengan jaminan sertifikat halal dan fasilitasi produksi di kawasan industri.

Airlangga memaparkan, berdasarkan laporan IMF Trade Statistics, Indonesia telah menjadi eksportir terbesar ketiga di lingkup negara-negara anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI), dengan pangsa pasar 10,7 persen. Namun, untuk global market tingkat keterisian ya baru mencapai 3,8 persen.

"Artinya potensinya masih sangat besar. Sehingga tentu ini kan didorong salah satunya dengan pengembangan kawasan, terkait jaminan produk halal untuk pasar konsumen," tutur Airlangga.

"Tidak hanya dalam negeri, tetapi global kita punya potensi untuk meningkatkan. Karena pesaing kita negaranya bisa kita lampaui, dalam tanda kutip bukan negara dengan penduduk besar, atau bukan negara masuk dalam G20," pungkasnya.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com [azz]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini