Pemerintah Tak Berangkatkan Haji 2021, Bagaimana Dampaknya ke Penyedia Travel?

Rabu, 9 Juni 2021 17:20 Reporter : Idris Rusadi Putra
Pemerintah Tak Berangkatkan Haji 2021, Bagaimana Dampaknya ke Penyedia Travel? haji. REUTERS

Merdeka.com - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas memastikan pemerintah tidak memberangkatkan jemaah haji Indonesia 1442 H/2021 M. Menurutnya, di tengah pandemi Covid-19 yang melanda dunia, kesehatan, dan keselamatan jiwa jemaah lebih utama dan harus dikedepankan.

Penangguhan keberangkatan jemaah haji dari Indonesia dinilai tidak memberikan dampak signifikan terhadap bisnis layanan pendukung (service provider) ibadah haji dan travel umrah.

PT Arsy Buana Travelindo (ABT) sebagai salah satu Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) dan Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) yang mencakup penginapan (hotel), tiket pesawat, dan land arrangement (LA) mengatakan bahwa mereka bisa tetap melayani jemaah lain di Tanah Suci.

President Director ABT, Saipul Bahri memastikan bahwa hotel yang dikelola ABT siap untuk melayani jemaah haji dan umrah dari berbagai negara, bukan hanya Indonesia.

"Hal itu mengingat pada 2020, jumlah kuota haji yang dikeluarkan Arab Saudi hanya sebanyak 10 ribu orang untuk seluruh dunia,” papar President Director ABT Saipul Bahri dikutip dari Antara, Rabu (9/6).

Selain itu, kabar Arab Saudi akan mengeluarkan kuota 60 ribu jemaah haji pada 2021 justru menjadi peluang bagi perusahaan di sektor tersebut, termasuk ABT.

Saat ini, ABT memiliki beberapa kamar hotel di Mekah dan Madinah, dengan total kamar yang tersedia sementara mencapai 889 per bulan.

Baca Selanjutnya: Sistem Teknologi Arab Saudi...

Halaman

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Haji
  3. Haji 2021
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini