Pemerintah Tak akan Impor Produk Holtikultura, Kecuali Kedelai

Minggu, 4 Desember 2022 15:16 Reporter : Yunita Amalia
Pemerintah Tak akan Impor Produk Holtikultura, Kecuali Kedelai Mendag Zulkifli Hasan. istimewa ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan memastikan tidak akan mengimpor produk hortikultura yang mampu dihasilkan dalam negeri. Terkecuali impor kedelai yang sudah diberikan kepada Bulog untuk untuk menjaga ketersediaan dalam negeri.

Sebagai informasi, produk hortikultura yaitu produk hasil budidaya tanaman kebun seperti sayur-sayuran, buah-buahan. Selain sayuran, produk hortikultura juga meliputi tanaman buah, hias, serta obat-obatan.

"Buah yang sudah ada di dalam negeri tidak perlu diimpor lagi, dan pemerintah telah mendorong Perum Bulog untuk melakukan importasi secara langsung dari negara produsen guna menjaga ketersediaan pasokan dan harga kedelai di pasar," ujar Zulkifli si Jakarta, dikutip Minggu (4/12).

Dia menjelaskan, izin impor kedelai menjadi opsi pemerintah lantaran harga kedelai mengalami kenaikan. Dampaknya pengrajin tahu tempe mengalami guncangan karena bahan baku mahal.

Pemerintah melalui Bulog akan mengimpor 300.000 ton kedelai dan akan dijual dengan harga sekitar Rp11.000 per kilogram jika harga impornya Rp12.000 per kilogram. Zulkifli juga memastikan masyarakat mendapatkan minyak goreng curah dan kemasan dengan merek "Minyakita" dengan harga Rp14.000/liter.

"Kalau ada yang melakukan impor tak sesuai aturan, masyarakat bisa melaporkan biar kita tindak tegas," tutupnya.

Sebelumnya Zulkifli pernah menyampaikan impor kedelai berasal dari Amerika Serikat, Kanada, dan beberapa negara penghasil kedelai. Bulog akan mengimpor kedelai dengan harga sekitar Rp11.000 per kg dan akan dijual di dalam negeri sebesar Rp10.000, sehingga pemerintah mensubsidi sisa harganya.

"Perjalanan hingga sampai ke Indonesia kira-kita 40-50 hari. Jadi, Desember 2022 kita sudah punya kedelai murah, yakni Rp10.000 per kg," ujar Zulkifli.

Baca juga:
BPS Beberkan Biang Kerok Harga Tahu dan Tempe Terus Naik
Indonesia Impor 350.000 Ton Kedelai dari Amerika
Respons Naiknya Harga Kedelai, Pemkab Garut Siapkan Subsidi untuk Perajin Tahu Tempe
Harga Kedelai di Banten Masih Tinggi, Begini Curhat Penjual Tahu dan Tempe
Keran Impor Dibuka, Harga Kedelai Diprediksi Turun Bulan Ini
Mendag Zulhas Beberkan Biang Kerok Harga Kedelai Mahal

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini