Pemerintah Siapkan Pelatihan untuk UMKM agar Bisa Berdagang Sistem Online

Kamis, 14 Mei 2020 14:50 Reporter : Anisyah Al Faqir
Pemerintah Siapkan Pelatihan untuk UMKM agar Bisa Berdagang Sistem Online airlangga hartarto. ©2019 Merdeka.com/nur habibie

Merdeka.com - Pemerintah meluncurkan kampanye gerakan nasional #BanggaBuatanIndonesia untuk mendukung kelompok UMKM bisa bertahan di tengah pandemi Covid-19. Pemerintah ingin para pelaku UMKM bisa transformasi dalam berdagang menggunakan sistem elektronik atau e-commerce di tengah kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, kampanye nasional ini tidak untuk dilakukan sesaat saja. Tetapi akan menjadi gerakan keberlanjutan sebagai bentuk penguatan UMKM sebagai pilar perekonomian nasional.

"Ini akan menjadi gerakan berkelanjutan dan didukung oleh berbagai program penguatan UMKM sebagai pilar perekonomian nasional dan, ini akan jadi momentum kebangkitan produk-produk Indonesia," tutur Airlangga saat konferensi pers Peluncuran Gerakan #BanggaBuatanIndonesia di Jakarta, Kamis (14/5).

Dia mencontohkan masalah produk pertanian yang menumpuk tidak terjual di pasar. Sedikit banyak telah diatasi melalui pemanfaatan e-commerce. Peluang yang sama kata Airlangga juga harus dimanfaatkan oleh UMKM lain.

Saat ini diperkirakan baru ada 8 juta UMKM, dari total 60 juta yang tergabung dalam platform e-commerce. Padahal menurut hasil survei dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (2019), jumlah penduduk Indonesia yang sudah mengakses internet mencapai 171 juta tahun lalu. Potensi e-commerce Indonesia sendiri diprediksi mencapai USD 82 miliar di 2025 (Google, Temasek, Bain & Co, 2019).

1 dari 1 halaman

Siapkan Pelatihan

rev1

Pemerintah menyadari, tidak semua UMKM sudah mengenal teknologi digital atau e-commerce. Sehingga pemerintah menyiapkan pelatihan bagi UMKM agar dapat menjalankan bisnis secara online. Berbagai konten pendidikan akan disediakan dan dapat diakses secara gratis.

Program pelatihan UMKM online ini bukan obat manjur yang seketika akan mampu meningkatkan penjualan. Tetapi, para pengusaha UMKM tetap perlu tekun dan konsisten dalam menjalankan usahanya.

"Pelajari, coba terapkan, belajar dari komunitas, dan komunikasi dengan platform harus terus dilakukan sebagai proses pembelajaran," kata Airlangga.

Dia menambahkan, dalam beberapa tahun mendatang, interaksi sosial diprediksi tidak akan banyak berubah seperti saat ini yang menjaga jarak fisik. Sehingga, kegiatan perekonomian akan banyak dilakukan secara less physical contact sebagai bagian dari the new normal. Untuk itu, pelatihan online bagi UMKM bukan hanya untuk menjawab permasalahan saat ini, tetapi juga menjadi persiapan masa depan. [idr]

Baca juga:
Luhut Sebut Krisis Akibat Pandemi Covid-19 akan Mereda di Akhir Mei 2020
Toko Kelontong Terapkan Tindakan Preventif Cegah Penyebaran Corona
Pulihkan Ekonomi, Pemerintah Jamin Dukungan untuk Dunia Usaha
Tangani Corona, Pemerintah Beri Stimulus Kredit UMKM Rp34,15 T
Pemerintah Siapkan Layanan Konsultasi Gratis untuk UMKM yang Tersandung Kasus Hukum

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini