Pemerintah Serap Rp24,22 Triliun dari Lelang Tujuh Surat Utang Negara

Selasa, 13 April 2021 18:30 Reporter : Idris Rusadi Putra
Pemerintah Serap Rp24,22 Triliun dari Lelang Tujuh Surat Utang Negara Utang. ©Shutterstock

Merdeka.com - Pemerintah Jokowi menyerap dana sebesar Rp24,22 triliun dari lelang tujuh seri surat utang negara (SUN) di pasar perdana dengan penawaran masuk mencapai Rp42,97 triliun.

Keterangan pers Direktorat Jenderal Pembiayaan dan Pengelolaan Risiko Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat, realisasi lelang ini di bawah target indikatif yang ditetapkan sebelumnya sebesar Rp30 triliun.

Untuk seri SPN03210714, jumlah nominal yang dimenangkan sama dengan penawaran masuk mencapai Rp1,34 triliun, dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 3,09234 persen.

Imbal hasil terendah masuk untuk seri tenor tiga bulan ini mencapai 3,05 persen dan imbal hasil tertinggi yang masuk 3,15 persen.

Untuk seri SPN12220331, jumlah nominal yang dimenangkan sama dengan penawaran masuk mencapai Rp1,2 triliun, dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 3,32865 persen.

Imbal hasil terendah yang masuk untuk seri dengan tenor setahun ini mencapai 3,05 persen dan imbal hasil tertinggi yang masuk 3,39 persen.

Untuk seri FR0086, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp4,2 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 5,74944 persen.

Penawaran untuk obligasi negara dengan tenor lima tahun ini mencapai Rp7,67 triliun dengan imbal hasil terendah yang masuk 5,66 persen dan imbal hasil tertinggi yang masuk 6,15 persen.

Untuk seri FR0087, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp8,1 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 6,53998 persen.

Penawaran untuk obligasi negara dengan tenor 10 tahun ini mencapai Rp13,87 triliun dengan imbal hasil terendah yang masuk 6,48 persen dan imbal hasil tertinggi yang masuk sebesar 6,9 persen.

Untuk seri FR0088, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp1,9 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 6,50776 persen.

Penawaran untuk obligasi negara dengan tenor 15 tahun ini mencapai Rp5,24 triliun dengan imbal hasil terendah yang masuk mencapai 6,4 persen dan imbal hasil tertinggi yang masuk sebesar 6,75 persen.

Untuk seri FR0083, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp6,45 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 7,29968 persen.

Penawaran untuk obligasi negara dengan tenor 19 tahun ini mencapai Rp9,17 triliun dengan imbal hasil terendah yang masuk mencapai 7,24 persen dan imbal hasil tertinggi yang masuk sebesar 7,55 persen.

Baca Selanjutnya: Seri Selanjutnya...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini