Pemerintah Sebut Baru Garuda Indonesia Terapkan Protokol Kesehatan Sesuai Ketentuan

Rabu, 11 November 2020 15:14 Reporter : Anisyah Al Faqir
Pemerintah Sebut Baru Garuda Indonesia Terapkan Protokol Kesehatan Sesuai Ketentuan Bandara Soekarno Hatta. ©2019 Liputan6.com/Faizal Fanani

Merdeka.com - Staf Ahli Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Sahat Manoor Panggabean, mengatakan maskapai penerbangan swasta meminta batas kapasitas penumpang pesawat ditambah. Permintaan tersebut pun belum bisa ditanggapi secara langsung karena dibutuhkan evaluasi terlebih dulu.

"Penerbangan swasta inginya ditambah, tapi ini akan kita kaji," kata Sahat dalam Webinar Nasional bertajuk Adaptasi Kebiasaan Baru Penerbangan Indonesia: Relaksasi dan Optimalisasi Bisnis di Bandara, Jakarta, Rabu (11/11).

Sahat menjelaskan pihaknya akan berkomunikasi dengan para maskapai penerbangan terkait kesiapannya. Termasuk juga dengan efektivitas HEPA sebagai teknologi penyaring udara di dalam pesawat.

Saat ini, menurut Sahat, baru penerapan protokol kesehatan yang dilakukan Garuda Indonesia saja yang sudah sesuai dengan ketentuan. Namun, hal ini tidak serta merta membuat pemerintah akan memberikan penambahan kapasitas penumpang di dalam pesawat.

"Ini tetap kita kaji, jangan sampai menaikkan kapasitas penumpang tetapi protokol Covid-19 tidak diperhatikan," kata dia.

Dia menambahkan peningkatan jumlah kapasitas penumpang ini tidak bermakna akan kembali seperti sebelum virus corona menyebar. Melainkan tetap ada batas tertentu jumlah penumpang di dalam pesawat.

"Ditingkatkan bukan berarti kembali terisi 100 persen, tapi tetap ada batasan tertentu. Ada perhitungan di sana," kata dia mengakhiri.

Baca Selanjutnya: Penerapan Protokol Kesehatan Seharusnya Tak...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini