Pemerintah putuskan tak naikkan harga BBM, Pertamina yakin keuangan tak terganggu

Rabu, 27 Desember 2017 14:00 Reporter : Desi Aditia Ningrum
Pemerintah putuskan tak naikkan harga BBM, Pertamina yakin keuangan tak terganggu Elia Massa Manik. ©2017 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Elia Massa Manik, mengatakan keputusan pemerintah tidak menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) tak mempengaruhi kondisi keuangan Pertamina. Walaupun di 2017 ini, harga minyak dunia mengalami kenaikan.

"Kalau kita lihat tahun ini, secara average, kalau kita lihat sampai November, harga crude rata-rata itu USD 50 (per barel), tahun lalu itu USD 38 (per barel)," kata Massa di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jakarta, Rabu (27/12).

Saat ini, lanjutnya, kondisi keuangan Pertamina masih baik. Pertamina berkomitmen tetap menjaga cashflow atau arus kas agar tidak ada gangguan selama tak ada kenaikan ini.

"Kalau untuk tahun ini secara finansial itu Pertamina masih membukukan laba, bahkan kemarin kan kita ada laba USD 1,9 miliar, hampir USD 2 miliar," ungkapnya.

Sementara itu, terkait piutang Pertamina, Menteri ESDM Ignasius Jonan mengatakan, bahwa dirinya sudah meminta kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani supaya menyiapkan alokasi dana untuk membayar piutang Pertamina.

"Jadi saya juga sudah mohon kepada menkeu, ada alokasi segera untuk membayar tagihan-tagihan Pertamina sebagai badan usaha itu tetap yang kepada pemerintah," ujar Menteri Jonan.

Menurutnya, di dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) terdapat alokasi anggaran untuk Pertamina yang harus dibayar oleh negara.

"PLN juga sama sih sebenarnya, kan secara anggaran sudah di alokasi semestinya, di APBN kan sudah ada subsidinya untuk Pertamina itu berapa atau tagihannya berapa, terus yang harus dibayar negara. PLN juga, ini hanya cashflow saja," tandasnya. [bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini