Pemerintah Perpanjang Pembatasan Operasi Truk Logistik di Tol Trans Jawa

Senin, 10 Juni 2019 10:33 Reporter : Wilfridus Setu Embu
Pemerintah Perpanjang Pembatasan Operasi Truk Logistik di Tol Trans Jawa tol trans jawa. ©2018 Dok : Kementerian BUMN

Merdeka.com - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan Kementerian Perhubungan memperpanjang masa pembatasan operasional truk sumbu 3 atau lebih di ruas Tol Trans Jawa. Hal ini dilakukan untuk memastikan kelancaran arus balik lebaran 2019.

Berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 37 Tahun 2019 tentang Pengaturan Lalu Lintas Pada Masa Angkutan Lebaran Tahun 2019, dilakukan pembatasan operasional mobil barang sumbu 3 atau lebih. Pembatasan berlangsung pada tanggal 8 Juni 2019 mulai pukul 00.00 WIB sampai dengan tanggal 10 Juni 2019 pukul 24.00 WIB.

Pembatasan kemudian dilanjutkan sebab sesuai hasil evaluasi Kepolisian Negara Republik Indonesia dan Kementerian Perhubungan, pemudik belum seluruhnya kembali ke Jabodetabek. Diperkirakan arus pemudik yang akan kembali masih akan terjadi pada periode waktu 9 Juni 2019 (H+3) hingga 13 Juni 2019 (H+7).

Atas dasar tersebut, pemerintah memperpanjang pembatasan truk tidak menggunakan tol trans Jawa bagi kendaraan sumbu 3 atau lebih, ruas Semarang sampai dengan Jakarta mulai tanggal 11 Juni 2019 pukul 00.00 sampai dengan tanggal 12 Juni 2019 pukul 24.00

"Betul (pembatasan mobil barang sumbu 3 diperpanjang," kata Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub, Budi Setiyadi, ketika dihubungi Merdeka.com, Senin (10/6).

Meskipun demikian, Budi menegaskan bahwa pembatasan tersebut tidak akan berlaku untuk seluruh ruas tol trans Jawa. Sebab hanya akan berlaku untuk tol trans Jawa ruas Semarang hingga Jakarta saja.

"Tapi untuk tol dari Semarang ke Jakarta saja," lanjut Budi.

Pada tanggal 11 hingga 12 Juni nanti kendaraan barang dapat menggunakan jalan arteri (non tol) jalur Pantura Semarang-Cirebon-Indramayu-Karawang-Bekasi. Sebab ruas tol akan diprioritaskan untuk kendaraan pribadi.

Menanggapi hal ini Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Kyatmaja Lookman mengatakan bahwa perpanjangan waktu pembatasan operasional truk di tol tersebut cukup merepotkan anggotanya. Dihubungi terpisah, dia mengatakan pengiriman barang jadi tertunda dua hari.

"Pengiriman jadi tertunda sih dua hari. Liburnya kemarin cukup lama 10 hari," ujarnya kepada Merdeka.com.

Menurut dia, meskipun pada dua hari tersebut kendaraan logistik tetap beroperasi lewat jalur Pantura, tapi kelancaran angkutan logistik diperkirakan akan tersendat. Sebab jalur Pantura tentu dipenuhi kendaraan roda dua atau sepeda motor.

"Ya (tetap beroperasi lewat Pantura). Tapi Pantura juga penuh motor. Dan juga tidak semua kawasan industri bisa diakses lewat Pantura," tandasnya. [azz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini