Pemerintah pernah minta Ford tak hanya jual mobil di Indonesia

Kamis, 4 Februari 2016 22:21 Reporter : Siti Nur Azzura
Pemerintah pernah minta Ford tak hanya jual mobil di Indonesia Ford. © kwch.com

Merdeka.com - Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro menilai fenomena perusahaan tumbang terjadi di banyak negara. Ini lantaran persaingan global telah meningkat.

Ini terjadi pada Ford yang memutuskan meninggalkan pasar Indonesia dan Jepang.

"Kenapa Ford mau hengkang? Mungkin jawaban dia karena kami selalu minta kalau anda serius di Indonesia maka investasi disini jangan hanya jualan mobil. Kemudian ternyata dia menutup usahanya baik di Indonesia maupun Jepang alasannya karena kalah bersaing," kata Bambang di Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (4/2).

Ford bukan satu-satunya perusahaan asing yang angkat kaki dari Indonesia. Sebab, Panasonic dan Toshiba juga menutup pabriknya.

Menurut Bambang, dua pabrikan elektronik asal Jepang tersebut tengah mengalami persaingan berat. Selain itu, permintaan juga melemah lantaran perlambatan ekonomi China dan harga komoditas rendah.

"Ini artinya ada pesimisme sehingga dua perusahaan ini dalam kondisi berat, sehingga mereka melakukan pemotongan biaya dalam bentuk menutup perusahaan atau mengurangi pegawai," imbuhnya.

Bambang berharap, perusahan raksasa yang gulung tikar bisa menyelesaikan kewajiban dengan baik. Terutama terkait tenaga kerja.

"Mudah-mudahan investasi baru akan semakin banyak sehingga yang kena PHK akan ditampung oleh perusahaan baru di Indonesia atau perusahaan yang masih ekspansi di Indonesia." [yud]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini