Pemerintah Permudah Pembangunan Pembangkit Listrik EBT dan Gas

Rabu, 20 Februari 2019 14:58 Reporter : Merdeka
Pemerintah Permudah Pembangunan Pembangkit Listrik EBT dan Gas Menteri ESDM Ignasius Jonan di pembangkit listrik. ©Liputan6.com/Pebrianto Eko Wicaksono

Merdeka.com - Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) memberikan kemudahan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) dan Energi Baru Terbarukan (EBT). Hal ini untuk mendorong pengurangan emisi dan pemerataan kelistrikan.

Menteri ESDM, Ignasius Jonan, mengatakan kemudahan yang diberikan berupa proses pembangunan pembangkit yang tidak perlu menunggu dicantumkan dalam Rencana Usaha Penyediaan Ketenagalistrikan (RUPTL) untuk pembangkit EBT dan pembangkit tenaga gas di bawah 10 MW.

"EBT itu tidak perlukan lagi perencanaan di RUPTL. Ke depan pembangunan PLTGu atau PLTMG atau PLTG kapasitas sampai dengan 10 MW tidak perlu lewat RUPTL," kata Menteri Jonan, di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (20/2).

Menteri Jonan melanjutkan, dengan adanya kebijakan tersebut, maka PLN bisa melakukan lelang pembangunan pembangkit berdasarkan kebutuhan dan sistem jaringan yang ada. Kemudian perencanaan pembangunan pembangkit akan dimasukan ke RUPTL berikutnya.

Sehingga pembangunan bisa dilakukan lebih cepat tanpa menunggu RUPTL. "Jadi bisa langsung inisiatif langsung. Tergantung kebutuhan dan sistem jaringan setempat," tuturnya.

Menurut Menteri Jonan, kebijakan tersebut bertujuan untuk meningkatkan penggunaan gas di dalam negeri dan mendorong pengembangan EBT pada sektor ketenagalistrikan. Penggunaan kedua energi tersebut digalakan sebab emisi yang dihasilkan sangat rendah, sehingga ramah untuk lingkungan.

"Intinya mendorong pembangkit listrik EBT lebih cepat. Penggunaan gas, lebih cepat misal di daerah bisa pembangkit listrik yang kecil-kecil di Indonesia Tengah dan Timur kalau bikin PLTU 5 MW, di kepulauan kecil-kecil tidak efektif, kirim batubara tidak mudah," tandasnya.

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono

Sumber: Liputan6 [bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini