Pemerintah Pastikan Lahan Proyek Lumbung Pangan Bukan Kawasan Hutan dan Gambut

Rabu, 18 November 2020 14:38 Reporter : Anisyah Al Faqir
Pemerintah Pastikan Lahan Proyek Lumbung Pangan Bukan Kawasan Hutan dan Gambut Rakornas Indonesia Maju. ©Liputan6.com/Herman Zakharia

Merdeka.com - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya Bakar, mengatakan lahan untuk food estate seluas 165.000 hektar bukan merupakan area gambut dan berada di luar kawasan hutan. Lahan tersebut merupakan bagian dari wilayah periksa yang sudah didalami Kementerian LHK.

"Dalam rencana food estate ini lahan 165.000 hektar bukan gambut dan di luar kawasan hutan," kata Menteri Siti dalam acara Jakarta Food Security Summit-5 secara virtual, Jakarta, Rabu (18/11).

Namun, kata Menteri Siti, jika diperlukan dan dalam keadaan mendesak, lahan seluas 60.000 hektar di kawasan hutan bisa digunakan selama bukan lahan gambut. Dalam kondisi-kondisi tertentu bisa dikembangkan berdasarkan kebijakan yang sudah ada.

"Jadi kebijakannya, gambut bisa dipulihkan. Yang mendasar jangan sentuh kubah gambut, kita sudah hitung semuanya," kata dia.

Dalam pendataan yang dilakukan Kementerian LHK, agenda food estate ini dilakukan dengan konsep kewilayahan. Lahan seluas 60.000 hektar ini harus dilihat dan didekati pengelolaan tata guna lahan. "Ada mozaik yang merupakan kawasan hutan lindungnya," kata dia.

Baca Selanjutnya: Isu Penggunaan Hutan Lindung...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini