Pemerintah Minta Peran Aktif Konsumen Hapus Sampah Plastik di Indonesia

Senin, 15 Maret 2021 11:32 Reporter : Sulaeman
Pemerintah Minta Peran Aktif Konsumen Hapus Sampah Plastik di Indonesia

Indonesia Salah Satu Penyumbang Sampah Plastik Terbesar Dunia

Sebelumnya, studi terkini menunjukkan kebocoran sampah plastik ke laut mencapai 8 juta ton per tahun. Bahkan 5 dari 10 negara penyumbang kebocoran plastik berasal dari negara-negara di Asia Tenggara.

"Lima dari 10 negara penyumbang kebocoran plastik tersebut berasal dari Asia Tenggara termasuk Indonesia," kata Teknikal Advisor Research Management UNDP Indonesia, Abdul Wahid Situmorang dalam Peluncuran Tas Belanja Guna Ulang secara virtual, Jakarta.

Meski begitu, Abdul mengatakan saat ini pemerintah Indonesia mulai memberikan perhatian lebih dalam penanganan sampah plastik di laut. Tercermin dari dikeluarkannya Peraturan Presiden Nomor 83 tahun 2019 tentang Penanganan Sampah Laut.

Lahirnya regulasi tersebut membuat pemerintah daerah, pengusaha hingga masyarakat akar rumput mulai bergerak mendukung program pengurangan sampah plastik hingga 70 persen di tahun 2025. Hal terpenting dalam ini mengubah pandangan masyarakat untuk membuat sampah yang tidak memiliki nilai ekonomi menjadi nilai yang efisien.

"Kita perlu dan harus apresiasi Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, KLHK dan lembaga lainnya yang tidak lelah untuk melakukan terobosan mengatasi ini," kata dia.

[bim]

Baca juga:
Tekan Limbah Medis, YLKI Minta Masyarakat Kurangi Penggunaan Masker Sekali Pakai
TPS Regol Bandung Manfaatkan Alat Pembakar Sampah yang Efisien, Begini Cara Kerjanya
Antusiasme Warga Setor Sampah Anorganik untuk Didaur Ulang
Kurangi Sampah, Ajinomoto Pangkas Penggunaan Plastik 9,5 Persen di 2021
Dua Tahun Hanya Hasilkan Sampah 3 Botol Kecil, Ini yang Dilakukan Keluarga Surabaya
Ubah Sampah Jadi Cuan, Begini Peluang Bisnis Bank Sampah Guyub Rukun di Ngawi

Halaman

Show All
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini